
Mojokerto,Sekilasmedia.com– Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-726, Rabu (8/5/2019) telah digelar, bertempat di ruang sidang DPRD gedung graha Wichesa Kabupaten Mojokerto jalan A yani no.16 Mojokerto, dengan mengangkat tema ,” Dengan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto Ke-726 Kuta Tingkatkan Pengabdian Kepada Negara Dengan Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat.
Dalam kesempatan kali ini, turut hadir ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Ismail Pribadi beserta wakil dan Anggota, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, para anggota Forpimda, Sekretaris Daerah Heri Suwito , Staff ahli dan asisten, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Mojokerto, Kepala BUMD, serta perwakilan Tim penggerak PKK/dharma wanita, pimpinan organisasi politik dan keagamaan, Ketua MUI Kabupaten Mojokerto, AKD kabupaten Mojokerto, Wartawan dan LSM .
Ismail Pribadi, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto mengatakan, peringatan hari jadi tidak hanya ditandai dengan acara seremonial saja, tetapi di tahun yang ke 726 ini, merupakan perwujudan program pembangunan yang sudah berhasil di Mojokerto.
,”Melalui rapat Paripurna ini segenap DPRD mengucapkan selamat Hari Jadi Ke-726, tentunya tak lepas dari dukungan dari semua elemen masyarakat,”Ucapnya.
Dengan tema dan motto yang diusung, diharapkan untuk merealisasikan hal tersebut diperlukan kerjasama yang harmonis dan sinergitas antara legistatif dan eksekutif maupun yudikatif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ismail.
Sementara pembacaan riwayat singkat tentang hari jadi juga disampaikan oleh juru bicara Sopii,Hari jadi ditetapkan pada tanggal 9 Mei 1923 M/1993 ini sudah melalui berbagai proses pembentukan Tim perumusan sejarah pada saat era Bupati Mahmud Zain.
Selanjutnya Wakil Bupati Mojokerto dalam sambutannya menyampaikan , berbagai fakta sejarah yakni saat Raden Wijaya melawan pasukan Tar Tar, peristiwa tersebut terjadi pada 9 mei, maka di tahun 1993 hari jadi Mojokerto ditetapkan.
,”Dengan hari jadi Kabupaten Mojokerto semakin profesional dalam segala hal, baik pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksaan dalam program pembangunan,” ungkap Wabup.
,” Dengan semangat persatuan dan kesatuan dibutuhkan sinergi antara eksekutif maupun legislatif serta dukungan dari masyarakat demi tercapainya pembangunan yang lebih maksimal.Seperti yang kita ketahui berbagai prestasi telah diraih oleh Kabupaten Mojokerto,” tandasnya.
Tak hanya itu, berbagai infrastruktur baik pembangunan pasar rakyat, maupun infrastruktur , jalan, jembatan, gedung pendidikan, dan pembangunan gedung kesehatan semua sudah diresmikan di tahun 2019,”tutupnya. (wo/Adv)





