
Sidoarjo, Sekilasmedia.com – Kegiatan rutinan tahuna Panti Asuhan Rifatus Sholihah dengan mengusap anak yatim yang ada di tiga tempat cabang pantin yang tersebar di tiga wilaya antara lain Surabaya Sidoajo dan mojokerto.
Acara usap anak yatim ini kumpulan pengusaha atau donatur tiap bulan untuk di libatkan dalam acara usaap anak yatim.
Menurut keterangan ketua panitia berkata gurus panti asuhan Rifatus Sholihah yang ada di desa jemundo kecamatan taman Drs H Ahmad Jainudin. Menjelaskan memang kegiatan ini rutinitas di selengarakan tiap tangal 10 asyuroh dan kegiatan ini juga bergilir tiap tahunnya kebetulan tahun ini ketepatan jatu di kabupaten Sidoarjo dan bertempat di di rumah Abah Muji hadi Alamat desa jemundo Kecamata Taman Sidoarjo.
Kegiatan ini mengundan 125 anak yatim dan puluhan dermawan ikut kegiatan usap dan dipastikan anak anak yatim pulang dari sini bisa bawa uang satu jutahan lebih tiap anaknya.
Dan saya berpesan ke pada adik adik kalau dapat uang nanti harus di tabung agar nanti kalau lulus dari panti uang tabungannya bisa di buat usaha.
Ada contok kaka kelas kslian lulus dari patin dia pulang bilang sama pegurus patin mau menuju deler sepeda motor untuk beli sepeda motor baru mau di buat kerja nanti. Kemudia di tannya sama pengurus panti kamu uang dari mana.? Kemudian si anak itu bilang iya uang saya pak, selama saya di panti
Uang yang di berikan kesaya daya tabungkan. Saya mengharap hal ini bisa di buat contoh adik adik karna bantuan dari dermawan tiap bulan puluan juta itu pun langsung di bagikan ke anak anak yatim seperti Abah Mujadi tiap bulan 15 jt. Belum dari lainnya.
Tujuan kegiatan ini sendiri dengan usapan anak yatim mari kita ringankan beban si yatim sampai meraih sukses, ini sesuai tima kegiatan di hari ini,” pungkasnya.
Sedangkan Abah Mujadi selaku tuan rumah saat di tanyak soal acara usap anak yatim, dia hanya seyum sambil berkata Semua milik alloh kita serahkan lagi ke allih dengan jalan seperti ini denga memberi ke bahagiaan ke anak yatim melalui PA rif ‘ tus sholihah yang ada di desa jemundo.” pungkasnya.(sud)











