
Blitar, Sekilasmedia.com – Himpunan putra putri keluarga angkatan darat (Hipakad) melakukan salah satu kegiatannya dalam memperingati hari bersejarah berdirinya rumah bagi seluruh putra dan putri keluarga angkatan darat tersebut,yaitu tabur bunga ditaman makam pahlawan (TMP).Termasuk juga anggota Hipakad se-Blitar Raya, Ketua Hipakad Blitar Suogeng berkomentar dan memamandatkan lewat sekretarisnya Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetyo Jumat (20/9/19) untuk memimpin Hipakad Blitar Raya melakukan tabur bunga di TMP Blitar.
Acara yang dimulai pagi hari pukul 08.00 wib,diawali dengan upacara serta dilanjutkan tabur bunga di tempat peristirahatan terakhir,untuk para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta ini.
Seperti tutur Tugas Nanggolo,”kita sebagai generasi penerus,khususnya kami para anak tentara khususnya anggota Hipakad Blitar,harus menghormati dan selalu mengenang jasa mereka.Karena merekalah kita bisa hidup merdeka dinegeri ini,kita bisa makan enak tidur nyenyak,karena dengan ridho Allah SWT dan gigihnya perjuangan para pahlawan kita,kemerdekaan ini bisa kita raih”.
Lebih lanjut Sekertaris Hipakad Blitar ini mengatakan, “Bahwa anak kolong seperti kita ini,harus ada wadah atau rumah seperti ini supaya jelas penyaluran kegiatannya agar bisa mendidik adik-adik kita kedepannya,untuk lebih bisa menghargai jasa para pahlawannya.jangan sampai terjerumus ke kegiatan negatif yang bisa menyesatkan dan merusak masa depan generasi penerus kita”.
Pria yang akrab dipanggil Bagas ini kembali mengatakan,”semua anggota kami memang harus bahu membahu,supaya Hipakad ini bisa turut berperan serta dalam kemajuan, perkembangan pembangunan,khususnya di Blitar Raya ini bahkan Nasional,sesuai dengan arahan dan petunjuk dari pusat atau ketua umum maupun DPD,karena kami ingin terus melanjutkan perjuangan mereka dengan kegiatan positif dan apapun yang bisa kita lakukan untuk negara tercinta ini”.
Sementara itu Aris bendahara Hipakad Blitar menambahkan,”bahwa semua kegiatan harus diawali dengan niat yang tulus dan kekompakan sehingga nantinya semua anggota bisa merasakan manfaat dan indahnya berorganisasi supaya tidak terkesan diajak berjuang diawal tapi setelah besar dan berkembang nantinya terlupakan”.pungkasnya.(Sn)











