
Sidoarjo, Sekilasmedia.com – Pada pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati hari kesaktian Pancasila yang diiukti oleh siswa/siswi dan para Guru SMP AL-ISLAM Krian bertempat di lapangan Outdor dengan inspektur upacara Danramil 0916/09 Krian Kapten Inf Siswanto, yang diikuti kepala sekolah Drs. Fulkan Abrianto, Babinsa Peltu Puguh Santoso, S. Pdi dan para guru pengajar.
Dalam amanatnya, Danramil 0816/09 Krian Kapten Inf Siswanto, mengatakan, “dalam memperingati hari kesaktian Pancasila mengajak siswa/siswi dan para Guru untuk tetap mengetahui sejarah singkat lahir dan rumusan Pancasila, sejak 1 Maret 1945, pembentukan badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan”. “Kemudian gerakan 30 September 1965 (G30S), merupakan tragedi gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Sukarno dan mengubah Indonesia dari negara berdasarkan Pancasila menjadi negara Komonis, yang menculik enam perwira tinggi TNI Angkatan Darat menjadi korban dalam gerakan 30 September”. oleh pemerintah Orde Baru kemudian ditetepkan 1 Oktober sebagai hari Kesaktian Pancasila.
Sebelum upacara resmi berlangsung, pada tanggal 30 September 2019 bendera berkibar setengah tiang, hal tersebut dilakukan untuk mengenang gugurnya tujuh Pahlawan Revolusi, sedangkan tanggal 1 Oktober 2019 pukul 06.00 wib maka bendera berkibar satu tiang penuh.
Makna dari 1 Oktober, hari Kesaktian Pancasila memiliki makna sebagai hari perkabungan nasional karena adanya tragedi penculikan dan pembunuhan tersebut, tak hanya itu pasca trgedi itu, terjadi pembersihan semua unsur pemerintahan dari pengaruh PKI mulai dari anggota organisasi hingga simpatisan.
Maka dari itu marilah kita Tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, dengan membudayakan berdoa sebelum memulai suatu kegiatan agar yang kita dapatkan menjadikan berkah dalam menyongsong kehidupan dimasa kini dan kedepan.
Bentengi diri kalian dengan menjalankan agama sepenuh hati, tidak ngambang dan tidak setengah setengah, ini terbukti dapat membentengi kita dari pergaulan yang akan menyesatkan serta yang mengarah kepada godaan syetan.
Junjung tinggi martabat kalian, dengan menjadikan diri kalian sebagai tauladan yang manfaatnya kelak dapat berguna bagi keluarga dan lingkungan, lebih lebih bagi Bangsa Indonesia tercinta, melalui kegiatan penyelenggaraan upacara bendera ini adalah merupakan suatu wujud nyata penghargaan kepada jasa para Pahlawan kusuma bangsa dalam mempertahankan sang merah putih tetap berkibar di bumi Nusantara, ”
“Kalian harus rajin belajar, karena masa depan kalian ditentukan oleh kalian sendiri,” kata Danramil kepada para siswa.
Selesai upacara, Danramil menyampiakan untuk selalu memberi Materi wawasan kebangsaan yang sangat perlu disosialisasikan kepada generasi muda untuk meningkatkan kecintaan dan bela negara untuk tetap tegaknya negara kesatuan Republik Indsonesia.” ahirnya, (sud)











