POLISIKU

Air Mata AKBP Setyo Mengalir Saat Malam Pisah Sambut Kapolres Mojokerto

×

Air Mata AKBP Setyo Mengalir Saat Malam Pisah Sambut Kapolres Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Air Mata AKBP Setyo Mengalir Saat Malam Pisah Sambut Kapolres Mojokerto
Foto pisah kenang Kapolresta Mojokerto
Air Mata AKBP Setyo Mengalir Saat Malam Pisah Sambut Kapolres Mojokerto
Foto pisah kenang Kapolresta Mojokerto

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Suasana haru bercampur gembira menyeruak di gedung Saphire Lantai 3 Hotel Ayola Sunrice Jl. Benteng Pancasila Kota Mojokerto di acara Pisah Sambut Kapolres Mojokerto pada Rabu malam (08/01/2020). Acara ini digelar dengan tujuan menandai berakhirnya tugas Kepala Kepolisian Resort (KAPOLRES) Mojokerto, AKBP Setyo K Heryatno, SH, S.I.K, M.H dan selanjutnya tongkat komando di pegang oleh AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung, S. I.K, M.H. Ada yang menarik dalam acara yang digelar kemarin malam ini. Saat memberikan sambutan, AKBP Setyo tak kuasa menahan haru. Dengan di dampingi sang istri dan kedua anaknya, beliau memberikan sambutan dengan nada terbata-bata dan sesekali mengusap air mata yang mengalir. Nampaknya kesan mendalam sangat terasa selama beliau melaksanakan tugasnya di Kabupaten Mojokerto. Dan terhitung mulai malam kemarin (08/01/2020) beliau pindah tugas di Kota Malang menjadi Wakapolresta. Ucapan terimakasih sebanyak tiga kali terlontar dalam ucapannya, seraya menyampaikan pamit kepada hadirin yang hadir. Dan juga serangkain pesan kepada Kapolres yang barupun beliau sampaikan pada Acara malam itu.

“Tidak ada kata lain selain Terimakasih, Terimakasih dan Terimakasih. Kami sudah diterima dengan baik sebagai Warga Mojokerto dan malam ini dilepaspun dengan penuh hormat. Sebenarnya kami sangat berat meninggalkan Mojokerto ini, karena bagi kami mojokerto ini sangat berkesan, sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada sahabat-sahabat polres mojokerto yang dari tadi malam (07/01/2020, red,) hingga malam ini mempersiapkan acara ini, termasuk saya juga berterima kasih kepada ibu saya… (jeda,,, sambil mengusap air mata. Sementara sang istri merangkul bahu AKBP Setyo)… Terimakasih yang sebesar-besarnya. Dan saya mohon doanya, semoga ditempat yang baru, Malang kota, kami dapat melaksanakan tugas dengan baik, kami putuskan untuk mengucapkan,…. (jeda lagi, menangis lagi, sambil menata intonasi suara)…Kami mohon undur diri, kalau ada salah kami, kami mohon maaf, tidak ada maksud dari kami, menyinggung atau menyakiti perasaan ibu, bapak sekalian, tapi semua itu kami lakukan karena tugas, demi kebaikan dan kesuksesan kabupaten Mojokerto. Pada kesempatan ini, kami menitipkan Polres Mojokerto kepada Bang Feby. Kami berharap masyarakat mojokerto tetap menjaga Polres Mojokerto, tetap dukung Polres Mojokerto. Semoga kedepan nanti, Polres Mojokerto semakin jaya dan semakin Sukses… (disambut tepuk tangan hadirin). Dan semoga Pilbup Mojokerto mendatang, berjalan aman, damai dan sejuk. Semoga siapa saja yang terpilih jadi Bupati Mojokerto nanti, Saya yakin mempunyai komitmen yang sangat baik untuk keberhasilan Mojokerto.. (disambut tepuk tangan lagi). “Papar Alumni Kapolres Mojokerto ini.

BACA JUGA :  Pengadilan Negeri Jember Studi Tiru Zona Integritas ke Polresta Sidoarjo

Sementara itu isi sambutan dari Kapolres Mojokerto yang baru tidak kalah menariknya. AKBP Feby enggan menyebut AKBP Setyo dengan sebutan Mantan Kapolres Mojokerto. Tapi Perwira jebolan Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun 1999 ini lebih nyaman menyebut AKBP Setyo ini dengan sebutan Alumni Kapolres Mojokerto. Beliau berpendapat bahwa kata Mantan identik dengan konotasi negatif dan mudah dilupakan, tapi kalau sebutan Alumni maka sampai kapanpun diingat dan dikenang. Selain itu, Suami Berta Riani ini sedikit memprotes judul acara yang tertulis di Backdrop digital yang bertuliskan “Pisah Sambut Kapolres Mojokerto”. Beliau berpendapat bahwa acara malam itu bukan termasuk acara perpisahan dan penyambutan. Tapi acara ini adalah acara malam pengantar tugas bagi AKBP Setyo ke jabatan baru sebagai Wakapolresta Malang. Selanjutnya, Alumni Kapolres Lamongan ini memaparkan sejumlah tugas-tugas yang diemban sebelumnya. Dirinya menjelaskan bahwa sudah bertugas di empat pulau, yaitu Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Jawa Timur. Tapi menurut beliau yang paling berkesan adalah tugas di Jawa Timur.

BACA JUGA :  Pesan Kapolresta Banyuwangi Pada Warga Dusun Pancer

“Saya lebih senang menyebut Bang Setyo ini dengan sebutan Alumni bukan mantan kapolres mojokerto. Karena kalau mantan cenderung ke konotasi negatif dan mudah dilupakan, tapi kalau alumni maka akan terus tercatat dan terap dikenang. Dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia acara atas semua persiapan yang telah dilakukan untuk kesuksesan acara ini. Namun ada sedikit saran, menurut saya judul acara “Pisah Sambut Kapolres Mojokerto” ini kurang cocok, karena tidak ada perpisahan dan penyambutan, menurut saya lebih cocok acara ini adalah sebagai Malam pengantar tugas baru bagi Bang Setyo menuju ke tempat tugas barunya, Hadirin.. Bapak, ibu sekalian, mohon ijin saya ingin cerita tugas saya sebelumnya. Saya sudah bertugas di empat pulau. Yaitu Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Jawa Timur. Namun yang paling berkesan adalah Tugas di Jawa Timur… (disambut tepuk tangan hadirin). Terakhir saya bertugas di Lamongan sebagai Kapolres selama kurang lebih dua tahun,” Ucap Bapak dua anak ini.

Acara pisah sambut Kapolres Mojokerto yang berakhir pukul 23:21 WIB ini di hadiri oleh Plt. Bupati Mojokerto, H. Pungkasiadi, SH, Kapolresta Mojokerto, Sejumlah Kapolres Se Jatim, Ketua DPRD Mojokerto dan Para pejabat tinggi di lingkungan Kab/Kota Mojokerto. (As)