TENTARAKU

Kodim 0813 Hadiri Latgab Tanggap Darurat Bencana PMI Bojonegoro

×

Kodim 0813 Hadiri Latgab Tanggap Darurat Bencana PMI Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
Kodim 0813 Hadiri Latgab Tanggap Darurat Bencana PMI Bojonegoro
Foto Kodim 0813 Hadiri Latgab Tanggap Darurat Bencana PMI Bojonegoro
Kodim 0813 Hadiri Latgab Tanggap Darurat Bencana PMI Bojonegoro
Foto Kodim 0813 Hadiri Latgab Tanggap Darurat Bencana PMI Bojonegoro

BOJONEGORO, Sekilasmedia.com – Kodim 0813 Bojonegoro, menghadiri Latihan Gabungan (Latgab) Tanggap Darurat Bencana yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, di Kelurahan Banjarjo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (18/1/2020).

Hadir dalam kegiatan yang diawali dengan apel kesiapsiagaan ini diantaranya Pasilog Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Mahfud, Danramil 0813-01/Bojonegoro Kapten Inf Suko Maulana, Babinsa, BPBD, serta unsur Relawan PMI dari Markas dan 3 Perti, perwakilan 9 Sibat, Pengurus dan Dewan Kehormatan, Senkom, ACT dan pihak Kelurahan Banjarjo.

BACA JUGA :  Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 082 PD V/Brawijaya Berbagi Kebahagiaan Dalam Jum'at Berkah

Plt. Ketua PMI Bojonegoro, Drs Mardikun, M. Pd., menyampaikan bahwa latihan gabungan ini bertujuan dalam rangka mengantisipasi adanya bencana banjir luapan Sungai Bengawan Solo, serta sebagai persiapan bagi para relawan PMI.

“Sekaligus sebagai peningkatan kapasitas anggota dalam persiapan tanggap darurat bencana, dan memperkuat tali silaturahmi,” ujarnya.

Dari personil yang terlibat, di bagi menjadi 5 tim antara lain Assesment, Pelayanan, Kesehatan, Posko, Dapur Umum dan Shelter.

BACA JUGA :  Keinginan Pemkab Lumajang Disambut Hangat Oleh Danlanud Abdul Rahman Saleh Komandan TNI AU

“Diharapkan, adanya latihan gabungan ini nantinya jika sewaktu-waktu bencana terjadi, mereka sudah siap,” tandasnya.

Sementara itu, Kapten Inf Suko Maulana menyampaikan bahwa Kodim 0813 Bojonegoro melaksanakan tugas sesuai UU Nomor 34 tahun 2004, yakni melaksanakan Operasi Bantuan kepada Pemerintah Daerah (Pemda), dalam rangka Operasi Militer Selain Perang, yakni penanganan bencana alam.

“Kegiatan ini juga untuk memantapkan sistem Komando, dan sinergisitas TNI dengan seluruh elemen masyarakat” terangnya.(red)