
Mojokerto, sekilasmedia.com- meskipun kawasan Ranu manduro ditutup oleh pemilik lahan oleh PT. Wira Bumi Sejati namun tetap di banjiri oleh para pengunjung dari maupun luar kota, minggu (01/03/2020)
Ranu Manduro merupakan bekas lahan galian C yang dikelolah oleh PT. (WBS) yang berada di desa Manduro kecamatan Ngoro kab Mojokerto
Ribuan pengunjung baik dari Mojokerto maupun luar kota Mojokerto datang ke Ranu Manduro kerana penasaran dengan keindahan alamnya yaitu hamparan Padang rumput yang luas yang beberapa hari terakhir viral di media sosial twitter dan instagram
“Kami kesini karena penasaran, viral juga di media sosial sekalian menghabis akan waktu libur disini” ujar umam salah satu pengunjung dari Kabupaten Tuban
Sejak dari pagi hari Ranu Manduro sudah dipadati oleh pengunjung baik di area Ranu dan jalan menuju Ranu tersebut
Menurut Edi warga manduro “sejak pagi sudah dipadati pengunjung, kami dan warga sekitar pun memecah pengunjung ke beberapa jalur guna memperkecil kemacetan”
Meskipun sudah dipasang papan pengumuman bahwa tidak boleh memasuki area Ranu Manduro tetap saja tidak menyurutkan niat pengunjung untuk datang
Saat di singgung masalah perizinan warga pun tidak tau apa sudah ada kesepakatan dari pemilik lahan dengan masyarakat
“ kami tidak tau soal Perizinan maupun kerja sama” imbuh Edi.(rik)











