Daerah

Babinsa Kemlagi Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi Pompanisasi

×

Babinsa Kemlagi Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi Pompanisasi

Sebarkan artikel ini

 

Babinsa Kemlagi Serka Ahmad Jamik, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pengembangan irigasi pompanisasi di Area Pertanian Poktan Parijoto Dua, Desa Beratkulon, Kemlagi, Mojokerto.

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815/Mojokerto, Serka Ahmad Jamik menghadiri penyerahan pompa air dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto dan peletakan batu pertama pembangunan pengembangan irigasi pompanisasi di Area Pertanian Poktan Parijoto Dua, Desa Beratkulon Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (22/04/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri tak kurang dari 30 orang, diantaranya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, Koordinator PPL Kec Kemlagi Puji Haryati, Kepala Desa Berat Kulon H. Muliadi, Bhabinkamtibmas Bripka Heppy Subagyo, Ketua BPD Burhanuddin, S.Pd.i dan Ketua Kelompok Tani “Parijoto Dua” Desa Beratkulon, H. Supaji.

BACA JUGA :  Polres Blitar Kota Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Peringati HUT Humas Polri

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Beratkulon, Muliadi, mengucapkan terima kasih atas bantuan pompa air dari Distan, semoga dengan adanya tambahan pompa air ini dapat meningkatkan hasil pertanian dan menambah kemakmuran para petani Desa Beratkulon.

Masih dalam rangkaian acara, Kadis Pertanian Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, mengungkapkan rasa syukurnya, di tengah merebaknya virus corona para petani masih mendapat bantuan pompa air untuk irigasi pertanian,

BACA JUGA :  18 Kecamatan Ikuti Kontes Ternak dan Expo Ternak di Halaman Puspo Agro

Sementara Danramil 0815/06 Kemlagi, Kapten Arm Edi Sutrisno, saat dihubungi melalui jaringan telpon selulernya, Kamis (23/04/2020), mengungkapkan, dengan adanya bantuan pompanisasi akan semakin memudahkan para petani dalam mengairi sawah maupun ladang, karena di sebagian wilayah Kemlagi bila musim kemarau tiba sering mengalami kekeringan.

“Bila musim kemarau datang, biasanya irigasi pertanian menyusut, namun seiring dengan adanya bantuan mesin pompa air, maka diharapkan bisa membantu dalam pengairan sawah,” tutupnya.