TENTARAKU

Dukung Penuh Operasi Ketupat Semeru, Kodim 0815/Mojokerto Siap Bersinergi

×

Dukung Penuh Operasi Ketupat Semeru, Kodim 0815/Mojokerto Siap Bersinergi

Sebarkan artikel ini

 

Dandim 0815 bersama Kapolres dan Sekdakab Mojokerto saat Rakor Operasi Ketupat Semeru di Mapolres Mojokerto.

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Guna mendukung kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 dihadapkan dengan Perayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah agar berlangsung dalam suasana aman dan nyaman, maka Forkopimda Kabupaten Mojokerto menggelar Rakor Operasi Ketupat Semeru, Senin (27/04/2020).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari Kabupaten Mojokerto, dihadiri Unsur Forkopimda, antara lain Bupati Mojokerto diwakili Sekdakab Ir. Herry Suwito, MM., Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., dan Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung, S.IK., SH., MH., selaku penanggung jawab kegiatan.

BACA JUGA :  Tahap Pelapisan Tembok Sangat Penting Untuk Sebuah Tampilan Rumah

Tampak hadir Wakapolres beserta PJU, Kalak BPBD dan Ka OPD Kabupaten Mojokerto, Para Danramil dan Kapolsek serta undangan lainnya.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., saat ditemui, di Makodim 0815/Mojokerto, Selasa (28/04/2020), enggan berkomentar. Namun menurutnya dalam Rakor tersebut, TNI-Polri dan Pemda bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam Perayaan Hari Raya Idul Fitri, kendati ditengah merebaknya Wabah Covid-19.

BACA JUGA :  Kebersamaan Menjadi Pemandangan Khas Dalam Setiap Kegiatan TMMD

Dikatakannya, Pihak TNI bersama Pemda mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2020/1441 Hijriyah, khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Ada beberapa kiat-kiat dan stresshing khusus yang dibahas Forkopimda dan Instansi/OPD terkait atas pelaksanaan Perayaan Idul Fitri dihadapkan dengan Pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Tentunya hal ini harus sejalan dengan kebijakan pemerintah, baik itu dikaitkan dengan pemudik maupun upaya pencegahan guna memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan meningkatkan kewaspadaan dan keamanan yang lebih ekstra,” tutupnya.

Sekedar informasi, pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2020/1441 Hijriyah akan berlangsung selama 37 hari, sejak 24 April hingga akhir Mei mendatang.