TENTARAKU

PMI Sragen Keluhkan Stok Darah Menipis, Kodim Sragen Gelar Donor Darah

×

PMI Sragen Keluhkan Stok Darah Menipis, Kodim Sragen Gelar Donor Darah

Sebarkan artikel ini

 

puluhan Prajurit dan PNS Kodim Sragen menyumbangkan darah mereka sebagai bentuk respon kepedulian terhadap adanya wabah Pandemi Covid-19,

I

Sragen, Sekilasmedia.com- Bertempat di aula Guyub Rukun Kodim 0725/Sragen, puluhan Prajurit dan PNS menyumbangkan darah mereka sebagai bentuk respon kepedulian terhadap adanya wabah Pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Sragen.

Dandim Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto MPM mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini selain sebagai jawaban atas keluhan dari PMI Sragen atas menipisnya stok darah juga merupakan wujud pengabdian, Bhakti serta tanggung jawab TNI terhadap rakyat, bangsa dan NKRI dalam merespon situasi yang berkembang.

“Kegiatan donor darah ini kami melibatkan Anggota secara sukarela, Kami menawarkan kepada prajurit dan PNS yang dalam kondisi sehat untuk berpartisipasi, implentasi sikap sadar secara mandiri untuk berbuat ikhlas lebih kami kedepankan dalam setiap kegiatan Bakti sosial yang kami laksanakan”. Papar Dandim

BACA JUGA :  Seru Jalannya Pertandingan Eksibisi Fun Volley Ball & Final Ranting Persit Cabang Kodim Mojokerto

Masih dalam rangkaian kegiatan Bakti sosial pada siang hari ini, juga akan disalurkan paket Sembako, Masker dan sabun cuci tangan kepada warga Sragen yang berprofesi sebagai tukang becak. Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan penggunaan Masker sebagai salah satu upaya mencegah meluasnya penyebaran Covid -19.

Hal senada juga diakui petugas dari PMI Ari Handayani, meski stok darah di PMI Sragen aman namun berkurang sekitar 40%, itu dikarenakan ada acara donor diwilayah banyak yang ditunda karena mentaati aturan pemerintah untuk tidak berkumpul dalam jumlah diatas 5 orang guna memutus rantai penyebaran virus covid-19. “Yang meminta diundur dari pihak pendonor bukan dari PMI, kalau PMI siap setiap saat bahkan kami melayani jemput bola minimal 10 pendonor”. Jelas ari

BACA JUGA :  Kapt Inf Maryanto, Apresiasi Giat Kerja Bakti Perbaiki dan Perlebar Jalan Desa Siuhom, TMMD Tapsel

Setelah acara donor dinyatakan selesai berikut hasil rekapitulasinya, untuk pendaftar berjumlah 84 orang, sedangkan yang layak diambil darahnya sebanyak 56 orang, dan yang tidak bisa diambil sebanyak 28 orang, menurut pihak PMI kebanyakan yang tidak bisa diambil darahnya dikarenakan HB kurang dan tensi tinggi.

Dengan adanya kegiatan ini pihak PMI Sragen mengaku sangat terbantu,dikarenakan ada penambahan stok darah.

“Sebelumnya kami cemas dan khawatir mengingat stok darah menipis, kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena ada penambahan stok”. Pungkasnya. (Sugiyanto/Hms)