
Sragen, sekilasmedia.com– Tidak bisa dipungkiri merebaknya virus Corona banyak mempengaruhi program dan kegiatan Kodim 0725/Sragen. Tak terkecuali TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 di Dukuh Kayen Desa Tangen Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen yang secara resmi hari ini selasa(14/4/2020) ditutup. Dengan adanya himbauan dan perintah untuk tidak mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang akhirnya TMMD yang dimulai tanggal 16/03/2020 dibuka tanpa ada upacara.
Begitupun Pelaksanaan penutupan TMMD hari ini juga tidak ada upacara. Hanya penandatanganan naskah penyerahan hasil pekerjaan TMMD dari Dandim Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM Kepada Bupati Sragen yang diwakili Wakil bupati Dedy endriatno di ruang transit Pemkab Sragen.
Hanya 9 Orang undangan yang menyaksikan penandatanganan dan tanpa ada amanat. Diantaranya Wakil Bupati Sragen, Dandim, Kapolres, Danramil Tangen, Kapolsek Tangen, Camat Tangen, Kepala Dinas PMD, Kepala Bapeda dan Kepala Desa Galeh.
Meski ditengah wabah Corona namun TMMD di Dukuh Kayen Desa Tangen Kecamatan Tangen ini tetap berjalan. Sasaran TMMD yakni bentuk fisik dan non fisik.
Sasaran fisik berupa Cor blok jalan sepanjang 985M Lebar 2,4M tebal 12Cm sedangkan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 8 unit dan jamban sehat 19 unit.
Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang pertanian, peternakan, kesehatan, Kamtibmas dan lain-lain ditiadakan diganti dengan sosialisasi tentang covid-19 dan pentingnya social distancing kepada 18 ketua RT di Desa Tangen.
Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM menyampaikan “Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah indonesia, maka upacara pembukaan maupun penutupan TMMD kita tiadakan”.
Lebih lanjut Dandim juga mengatakan bahwa yang ditiadakan hanyalah upacara pembukaan dan penutupan saja namun untuk pekerjaan tetap berjalan seperti biasa tanpa mengabaikan protokoler covid-19. “Untuk penutupan TMMD sudah kita lakukan di ruang transit oleh Wakil Bupati Sragen, untuk seluruh sasaran fisik selesai 100%, Sasaran non fisik kita alihkan sosialisasi tentang covid-19 ” tambah Dandim. (Sugiyanto/Hms)