Daerah

Pasien Positif Corona di Kabupaten Probolinggo Bertambah Dua Orang

×

Pasien Positif Corona di Kabupaten Probolinggo Bertambah Dua Orang

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Jumlah warga Kabupaten Probolinggo yang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) kembali bertambah sebanyak 2 (dua) orang. Sehingga, total jumlah pasien positif corona per tanggal 03 Mei 2020 sebanyak 21 orang. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

“Dua orang tambahan pasien positif COVID-19 ini berasal dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan dan Desa Tamansari Kecamatan Dringu,” kata dr Anang

Menurut dr. Anang, untuk pasien ke-20 positif COVID-19 adalah seorang Kakek berusia 60 tahun dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Yang bersangkutan saat ini dalam kondisi sehat dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

BACA JUGA :  Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi KKN Kelompok 14 Universitas Mayjen Sungkono Resmi Berakhir

“Nanti malam yang bersangkutan akan segera dibawa ke rumah pengawasan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk dilakukan isolasi mandiri secara ketat dalam pengawasan tenaga medis,” jelasnya.

Sementara untuk pasien ke-21 positif COVID-19 dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan berjenis kelamin laki-laki berusia 44 tahun.

“Alhamdulillah kondisinya saat ini dalam keadaan sehat wal afiat dan sudah berada di ruang isolasi di rumah pengawasan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Anang menegaskan setelah masuk ke rumah pengawasan, kedua pasien positif COVID-19 ini dilakukan penanganan yang standart.

“Mereka kita awasi agar bisa beristirahat dan tidak kontak dengan orang lain serta disehatkan. Nanti kalau sudah waktunya evaluasi, akan kita lakukan evaluasi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Freddy Poernomo Hibahkan 500 Buku Koleksi Pribadi ke Perpus Unigoro

Lebih lanjut Anang menerangkan kedua pasien positif COVID-19 ini tidak ada hubungannya dengan pasien positif sebelumnya. Pasien ke-20 dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu ini masuk dalam klaster lepas.

“Karena yang bersangkutan merupakan kakek dari balita asal Desa Tamansari Kecamatan Dringu yang sudah ditetapkan terpapar COVID-19 seminggu sebelumnya,” tambahnya.

Sedangkan untuk pasien ke-21 dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan ini masuk dalam klaster Batang karena yang bersangkutan memang baru pulang mudik dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Ini merupakan penemuan dari hasil check point dan proses karantina tingkat desa,” pungkasnya. (Septyan/Rul)