
LUMAJANG, Sekilasmedia.com– Gara-gara berebut cucu, dua keluarga di Lumajang nyaris saling bacok. Peristiwa itu terjadi di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jumat (08/05/2020). Beruntung aksi tersebut berhasil digagalkan polisi.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pada Rabu 6 Mei 2020 sekira pukul 10.00 Wib, keluarga dari Lumajang berinisial SG (nenek), dengan maksud silaturahmi kerumah cucunya di daerah Kalidilem. Dimana pernikahan dari anaknya sudah cerai resmi, bermaksud ingin mengajak cucunya menginap di Lumajang, untuk dibelikan baju lebaran, sesaat kemudian ibu dari VL (cucu) datang, lalu mengejar anak yang di bawa ke Lumajang, sekira pukul: 14.00 Wib, saudara RI (ibu dari si anak) tiba di rumah mantan mertua dan langsung mengambil anaknya dari mantan mertuanya. Dari situlah terjadi cekcok bersama mantan suaminya, yang kemudian datang Kasun (Kepala Dusun) untuk melerai, namun berjalan agak alot, lalu datang Polsek Jatiroto dan Polsek Randuagung, untuk di mediasi, akirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kejadiannya itu masuk wilayah Randuagung, namun karena TKP lebih dekat dengan Jatiroto, dan kebetulan petugas sedang patroli akhirnya segera mendatangi lokasi dan melerai pertikaian tersebut, dan pihak Polsek Randuagung juga tiba,” Ujar Akp. Rudi Isyanto S.H., Kapolsek Jatiroto.
“Memang infonya yang beredar dimedsos itu “carok”, tapi tidak terjadi karena pihak kepolisian segera tiba, malah infonya ada yang membawa sajam, namun tidak kami temukan di TKP, akhirnya bersama perangkat desa setempat kita mediasi dan menemukan titik temu yaitu damai antara kedua keluarga yang berselisih,” imbuhnya.
Ditempat yang terpisah, Kapolsek Randuagung, AKP. Setyo Budi S.H.,telah membenarkan, bahwa di Kalidilem ada dua keluarga yang bertengkar hingga nyaris carok, namun berhasil dilerai dan selesai dengan kekeluargaan.
“Ada perselisihan keluarga, infonya karena rebutan cucu hingga nyaris carok, namun berhasil dilerai dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh Kapolsek Jatiroto dan anggota,”ujarnya lagi.
Diketahui pertengkaran tersebut terjadi karena dari pihak ibu kandung merasa tidak di ijinkan, dan memang dari kedua keluarga tersebut hubungannya kurang baik semenjak terjadi perceraian,” Pungkasnya. (Doris)





