Daerah

BPBD Lumajang Distribusikan Air Bersih Ke 18 Wilayah Yang Kesulitan Air Bersih

×

BPBD Lumajang Distribusikan Air Bersih Ke 18 Wilayah Yang Kesulitan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

 

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Memasuki musim kemarau, yang biasanya rawan dengan kekurangan air bersih Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang kembali melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah daerah yang biasanya kesulitan air bersih, Senin (29/6/2020).

Wawan Hadi Siswanto selaku Kepala BPBD Kabupaten Lumajang mengatakan, pendistribusian air di 18 Desa yang ada di 6 wilayah Kecamatan yang menjadi langganan kekeringan.

di wilayah Lumajang menjadi persoalan klasik Warga yang belum menemukan solusi yang tepat di saat musim kemarau, dimana air adalah kebutuhan Warga sehari-hari.

BACA JUGA :  Kelompok Masyarakat Pulau Merah Berkunjung Ke PT BSI

Di antaranya wilayah yang biasa kesulitan air bersih adalah Kecamatan Ranuyoso (Desa Sumberperung, Jenggrong, Wonoayu), Kecamatan Klakah (Desa Tegalciut, Sawaranlor, Kebonan, Papringan), Kecamatan Kedungjajang (Desa Bence, Krasak, Bandaran), Kecamatan Padang (Desa Kalisemut, Barat, Merakan), Kecamatan Gucialit (Desa Gucialit, Pakel, Dadapan), dan Kecamatan Randuagung (Desa Salak, Gedangmas).

“Musim kemarau yang berdampak kekeringan telah berlangsung selama beberapa pekan ini dan warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih,” katanya

Penyaluran air bersih sudah dimulai sejak tanggal 17 Juni 2020 di titik-titik wilayah kekeringan sampai pada bulan Desember mendatang, petugas melakukan dropping air bersih ke beberapa tandon air milik Warga.

BACA JUGA :  Dandim 0807 Dampingi Bupati Tulungagung Tinjau Vaksinasi HIPMI Peduli

Wawan juga mengatakan Berdasarkan informasi dari BMKG, puncak musim kemarau diprediksi hingga September 2020 dan seharusnya musim hujan dimulai pada Oktober 2020.

Dengan adanya penyaluran air bersih ini, diharapkan agar Masyarakat dapat menggunakan air dengan bijak, ke depannya Masyarakat dihimbau membuat tandon air di sekitar pekarangan rumah untuk menampung air hujan saat musim hujan tiba,” Pungkasnya. (Maria)