POLISIKU

Kunjungi Industri Maspion, Begini Paparan Kapolda Jatim

×

Kunjungi Industri Maspion, Begini Paparan Kapolda Jatim

Sebarkan artikel ini

 

Kapolda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya saat melakukan kunjungan di Industri Maspion, Rabu (10/06/2020)

Sidoarjo, Sekilasmedia.com – Kapolda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya melakukan kunjungan di Industri tangguh yang terletak di kawasan Aloha Sidoarjo. Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jatim memberikan masukan tentang protokol kesehatan yang diterapkan di Industri elektronik tersebut pada Rabu (10/6) siang.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran  didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Bersama  Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah. Dimasa transisi selama 14 hari menuju new normal ini melakukan kunjungan kerja di kawasan Industri tangguh, salah satunya di Maspion I Sidoarjo, Jawa Timur.

BACA JUGA :  84 Orang Terjaring Ops Yustisi Polresta Mojokerto, Banyak Pesepeda Terjaring

Dalam kesempatan ini Ali Markus, direktur Maspion grup mengajak seluruh rombongan untuk melihat tempat pembuangan limbah berbahaya atau B3, selain itu rombongan juga di ajak untuk melihat proses produksi pembuatan panci presto, dalam kesempatan tersebut Ali Markus mendapat masukan tentang protokol kesehatan terhadap karyawan yang sedang berkerja untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kita sudah kasih masukan, seperti bagaimana mengontrol orang keluar masuk, dan untuk yang berhadap hadapan agar dikasih mika supaya tidak ada l droplet yang bisa kena orang yang di depan,” papar Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran.

BACA JUGA :  Implementasikan Inpres No.6 Tahun 2020, Polsek Jetis Patroli Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

“kita harus sehat, harus produktif dan patuhi protokol kesehatan. Itu sudah ada petunjuknya dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara Ali Markus, direktur Maspion I menanggapi positif dengan masukan Kapolda Jatim.

“ini kita sudah memasuki new life, harus bisa berdampingan dengan covid-19, bagaimana kita berdampingan hidup harus tetap sehat dan produktif, kalau tidak kita bisa kehabisan nafas, tapi alhamdulillah masih belum sampai PHK, ” jelasnya.

“saya meminta kepada pemerintah daerahnya harus mempertegas, perpu itu harus di pertegas. Bagi yang di pasar harus memenuhi seleksi pasar sehat, harus memakai pelindung muka dan masker,” pungkas Ali Markus.

Dengan kunjungan tersebut diharapkan seluruh industri yang beroprasi harus tetap menerapkan protokol kesehatan di masa transisi ini.