Daerah

6 Orang OTG Terkonfirmasi Positif Korona di Kota Mojokerto, Total 89 Kasus

×

6 Orang OTG Terkonfirmasi Positif Korona di Kota Mojokerto, Total 89 Kasus

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia.com
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, kembali memperbarui kasus penambahan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Ada enam pasien berasal dari orang tanpa gejala (OTG), dinyatakan terkonfirmasi positif virus korona dari hasil tes swab yang keluar pada tanggal 6 Juli 2020.

Hal ini, disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas, Gaguk Tri Prasetyo pada siaran persnya hari ini (6/7/2020) dari Posko Covid-19.

Adapun enam pasien tersebut berasal dari tiga kelurahan. Yakni, Kelurahan Mentikan (pasien 84, pasien 85, pasien 86), Kelurahan Balongsari (pasien 87) dan Kelurahan Surodinawan (pasien 88, pasien 89). Keenam pasien terkonfirmasi berjenis laki-laki lima orang dan seorang perempuan tersebut, sebelumnya merupakan orang tanpa gejala dari hasil tracing dengan dibuktikan melalui hasil rapid test.

“Penambahan kasus terkonfirmasi yang update pada tanggal 5 Juli 2020, semuanya merupakan pasien yang sebelumnya berstatus OTG dari hasil tracing menggunakan rapid test. Yang kemudian statusnya naik menjadi pasien terkonfirmasi positif dari hasil tes swab. Keenam OTG yang terkonfirmasi positif adalah pasien 84, pasien 85, pasien 86, pasien 87, pasien 88 dan pasien 89,” jalas Gaguk, sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  “Pawang Adem SMKN 1 Klabang Kembali Turun Gunung: Unibo Percayakan Perawatan AC Kampus ke Ahlinya”

Masih kata pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), penambahan jumlah angka pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto saat ini masih banyak didominasi oleh orang tanpa gejala (OTG). Untuk itu, pemerintah daerah melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, getol melaksanakan tracing secara door to door di masyarakat. Hal ini, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus secara cepat.

“Dari hasil evaluasi kami selama ini, lonjakan angka pasien terkonfirmasi positif secara cepat naiknya karena banyak OTG yang tidak terdeteksi sebelumnya. Untuk itu, kami terus melakukan tracing diberbagai sektor. Mulai dari sektor pasar tradisional, pasar modern, sektor pelayanan publik lainnya, hingga di lingkungan-lingkungan masyarakat. Tentunya, tracing ini akan berhasil jika masyarakat turut berperan dan berpartisipasi bersama pemerintah dalam memerangi virus, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pungli Jasa Keset di Pelabuhan Gilimanuk Viral, Manager ASDP Bantah dan Langsung Telusuri

Sementara itu, dari data terbaru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto tanggal 5 Juli 2020, untuk Orang Dalam Resiko (ODR) bertambah menjadi 5.491 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 734 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 128 orang. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 18 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah 7 orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi, bertambah menjadi 89 orang, 13 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 4 orang meninggal dan 72 masih dirawat. (wo)