
Pamekasan, Sekilasmedia.com – PWIJ (Persatuan Wartawan Independen Jawa Timur) mendatangi kantor Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Pamekasan, Senin 20/07/2020.
Maksud dari kedatangan PWIJ ke Pendopo yaitu untuk menyampaikan beberapa hal terkait dengan kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kabupaten Pamekasan yang dinilai kurang profesioal salah satunya terkait persiapan dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Indonesia bulan agustus mendatang.
Ketua PWIJ Suherman Aninsyah menyampaikan bahwa pihak DISPORA
harus lebih profesional lagi dan transparan.
“Salah satu koreksi kami terhadap kinerja pejabat Dispora yaitu terkait kurangnya sosialisasi dan transparansi persiapan dan semacamnya dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI agustus mendatang.” Ucapnya.
Menyambut dan sekaligus menanggapi beberapa hal yang sudah disampaikan oleh audien, Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam, S.Psi. sangat berterima kasih dan mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang dalam tahap evaluasi aparatur Pemkab.
“Terima kasih buat bapak ibu yang sudah hadir, saya merasa mendapat dukungan dari hadirin sekalian, saya senang sekali jika ada sesuatu itu disampaikan langsung ke saya, saya senang sekali dengan acara seperti ini, nah terkait kinerja aparatur pemkab saat ini memang kami masih dalam tahap evaluasi, tentunya kedatangan hadirin sekalian akan menjadi catatan dan pertimbangan bagi saya nantinya dan akan terus kita pantau.” Terangnya.
Bupati juga mengatakan bahwa setiap tindakan pasti ada konsekuensi yang akan diterima terlebih di jajaran aparatur pemkab.
“Kalaupun ada OPD yang perlu diperbaiki itu biar nanti kami yang membicarakan dengan pihak terkait, tapi yang jelas jika berprestasi ya di promosikan dan yang mengalami kemunduran ya mau tidak mau harus diturunkan, kan begitu.” Jelas Bupati mantan kader PMII tersebut.
Lebih lanjut Lora Badrut (panggilan akrab masyarakat buat bupati Badrut Tamam) berharap untuk selanjutnya jika mau menyampaikan aspirasi terkait OPD atau yang berkaitan dengan Pemkab langsung ke beliau.
“Jadi intinya, yang dipilih rakyat itu saya dan pak wabub, maka sayalah yang harus bertanggung jawab biarlah saya yang di evaluasi oleh rakyat, masalah OPD biarlah saya yang mengevaluasi.” Pungkas beliau yang disambut dengan tepuk tangan gembira oleh audien yang turut hadir dalam audiensi tersebut. (Bejo)






