
SITUBONDO, Sekilasmedia.com – Sat Reskrim Polres Situbondo yang di back up penuh oleh Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jatim, kembali menangkap 15 pelaku penganiayaan dan pengerusakan yang dilakukan oleh sejumlah oknum dari perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Kabupaten Situbondo. Hingga saat ini jumlah orang yang sudah diamankan sebanyak 95 orang.
Kelima belas orang yang sudah diamankan ini lantas digiring ke Polres Situbondo untuk dilakukan pemeriksaan. Mereka yang diamankan diduga telah melakukan pengerusakan dan penganiayaan, yang dilakukan di desa Tribungan dan desa Kayu Putih, Kabupaten Situbondo, pada 9 Agustus 2020 lalu.
Sebelumnya, Polres Situbondo tekah mengamankan 80 orang, 45 diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari 45 orang yang ditetapkan tersangka, 9 diantaranya masih dibawa umur, sehingga Polda Jatim mengembalikan mereka kepada orang tua.
Perlu diketahui bahwa kejadian ini terjadi pada hari Minggu (09/08/2020) lalu. Saat itu sejumlah anggota dari perguruan pencak sikat PSHT melakukan konvoi merayakan kenaikan pangkat. Mereka melintas di dua desa Tribungan dan desa Kayu Putih. Saat di depan rumah warga, ada anggota PSHT yang mengambil bendera merah putih, sehingga terlibat cekcok dengan warga.
Pada Senin (10/08/2020) dini hari sekira pukul 02.00 WIB anggota PSHT datang dengan jumlah massa ratusan orang dan melakukan pengerusakan dan penganiayaan.






