Daerah

Kota Probolinggo Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik Ke II Tingkat Provinsi

×

Kota Probolinggo Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik Ke II Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Kota Probolinggo menerima penghargaan sebagai kota dengan pembangunan terbaik II se-Jawa Timur. Ini tidak lepas dari kerja keras OPD dalam merencanakan pembangunan yang berkualitas dan sesuai target serta inovatif.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin usai menerima piagam dan piala dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (18/08) siang saat berkunjung ke Kota Probolinggo.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur dengan diraihnya penghargaan yang merupakan hasil kerja tahun 2019 kemarin. Namun tidak boleh terlena, harus terus ditingkatkan kinerjanya. Meski kondisi sekarang menjadi berat akibat pandemi covid 19, namun komitmen untuk pembangunan di kota ini harus tetap berjalan sesuai rencana,” imbuh Habib Hadi.

BACA JUGA :  Bupati Gresik Lantik 378 Orang Untuk Jabatan Administrator, Pengawas, dan Fungsional 

Sementara itu Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtyo menuturkan ruang lingkup penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah, meliputi 4 aspek yaitu proses penyusunan dokumen RKPD, kualitas dokumen perencanaan daerah, pencapaian pembangunan daerah, dan inovasi pembangunan yang dikembangkan.

Penilaian dilakukan pada bulan Februari lalu, melalui tahap penilaian dokumen, verifikasi dan wawancara. Dari beberapa daerah yang lolos penilaian tahap II, masuk dalam tahap penilaian tahap III (presentasi dan wawancara) secara langsung di Bappeprov Jatim.

BACA JUGA :  Serap Aspirasi Mahasiswa, Polres Tulungagung Gelar “Diagram

Daerah yang mendapat penghargaan sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur adalah Kota terbaik I Kota Surabaya, Kota terbaik II Kota Probolinggo dan Kota terbaik III Kota Kediri.

“Sasaran yang akan dicapai melalui Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) adalah terciptanya keserasian perencanaan dan pelaksanaan pembangunan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” urai Tiyok.