Daerah

Demo Penolakan Undang – Undang Cipta Kerja di Depan Balai Kota Among Tani Berjalan Damai

×

Demo Penolakan Undang – Undang Cipta Kerja di Depan Balai Kota Among Tani Berjalan Damai

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Para Masiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah malang raya saat gelar unjur rasa di depan Balai Kota Among Tani Kota Batu.

Batu, Sekilasmedia.com – Ratusan personil gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP kota Batu sejak pagi telah berjaga jaga didepan Balaikota AmongTani Kota Batu di Jalan Panglima Sudirman, Jumat (23/10).

Mereka mengawal dan menjaga perserta unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya.

Guna mengantisipasi segala kemungkinan yang timbul aparat keamanan memasang kawat berduri di depan Balaikota Batu serta menyiapkan kendaraan taktis yang sudah standby berupa mobil water canon, serta alat pengamanan lainya.

Berdasarkan laporan dari ketua Cabang IMM Malang Raya, Ode Rizki Prabtama, S.Pd. dalam surat pemberitahuan kegiatan kepada Polres Batu rencananya ada sekitar 200 masa pengunjuk rasa yang akan Demo. Ternyata di luar dugaan, hanya sekitar 20 orang saja yang sebelumnya terlebih dahulu berunjuk rasa di DPRD Batu.

BACA JUGA :  KABUPATEN LUMAJANG, MENJADI TUAN RUMAH SOSIALISASI INVESTASI RRC

Ketua koordinator lapangan Ahmad Agus Muin dalam orasinya mengatakan, dengan disahkanya Omnibus Law menurutnya negara tidak berpihak kepada rakyat kecil melainkan pro terhadap investror asing demi kepentingan elit oligarki.

“Kami menolak dengan tegas Undang Undang Cipta Kerja dan meminta kepada Presiden Jokowi selaku pemimpin pemerintahaan untuk membuat Perppu pembatalan UU Cipta Kerja yang sudah disahkan,” ujar Ahmad.

Di saat yang sama Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama, S.I.M., M.I.K., menjelaskan, ia sudah melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap aksi dari IMM Malang Raya yang telah menyampaikan aspirasinya di kota Batu.

“Kami juga tadi berbaur dengan mereka melaksanakan sholat jumat berjamaah bersama. Tidak hanya itu atas nama kepolisian Republik Indonesia dan Polres Batu beserta jajajaran mengucapkan terima kasih serta penghargaan dan apresiasinya kepada peserta demo yang telah berjalan dengan santun, damai, dan penuh kekeluargaan sehingga situasi Kantibmas dikota Batu tetap kondusif,” ujar Harviadhi

BACA JUGA :  Dampak Perpanjangan PPKM Mikro, Pariwisata Gresik Anjlok

Menurut Kapolres Batu, untuk itu personil yang diterjunkan dalam aksi demo kali ini sekitar 400 personil terdiri dari, 2 SSK personil dari Polres Batu, 2 SST personil BKO dari Polres Malang Kabupaten, 1 SST personil BKO dari Polres Kediri Pare, 2 SST personil BKO dari TNI yang dipimpin Pabung dan 1 SST dari Satpol PP kota Batu.

Harviadhi menambahkan, ia juga menganalisa dan memperhitungkan potensi potensi kerawanan yang akan timbul. “Pada prinsipnya kami ingin kota Batu tetap aman dan kondusif,”paparnya.

“Floting pengamanan juga tidak hanya dilakukan di Balaikota dan DPRD saja tetapi dijalur yang dilewati oleh para pendemo karena disitu ada sentral ekonomi dan obyek vital yang perlu pengamana,”pungkas Kapolres Batu. (BAS)