
Malang, Sekilasmedia.com – Pjs. Bupati Malang, Drs. Sjaichul Ghulam, M.M menjadi Inspektur Upacara dalam Apel Gelar Pasukan Kesiap-siagaan Bencana Hidrogeology yang berlangsung di Markas Kodim 0818 Malang – Batu, yang ada di Kota Kepanjen, Kamis (15/10) pagi.
Apel yang digelar dalam rangka penanggulangan bencana hydrogeology ini juga dihadiri Komandan Komandan Korem Bhaladhika Jaya, Komandan Kodim 0818 Malang-Batu, Forkopimda Kabupaten Malang serta para pejabat sipil, TNI dan Polri. Serta, diikuti oleh pasukan gabungan yang terkait dalam upaya dan kegiatan penanggulangan kebencanaan di wilayah Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Abi sapaan akrab Pjs. Bupati Malang, menjelaskan bahwa jika melihat kondisi topografis dan geografis Kabupaten Malang, yang terdiri dari kawasan pegunungan dan berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia di kawasan selatan.
“Pasalnya, tidak mengherankan jika kemudian wilayah Kabupaten Malang dikategorikan sebagai daerah yang memiliki kerawanan bencana kategori tinggi” terangnya.
Lebih lajut Pjs. Bupati Malang mengatakan bahwa mengenai potensi tsunami di sepanjang pantai selatan, yang tentunya juga harus mendapat perhatian bersama dari semua pihak.
“Untuk selanjutnya harus dapat menjadi motivasi bagi kita semua agar semakin memperkuat sistem mitigasi bencana. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban bagi semua komponen, untuk menaruh perhatian serius dan mulai bekerja semaksimal mungkin, guna mengantisipasi potensi kebencanan, dengan melibatkan peran aktif masyarakat” ujarnya.
Menurut Sjaichul Ghulam bahwa kontribusi media untuk terus membangun optimisme dan memerangi hoax, serta kerjasama lintas sektor dalam menyajikan data akurat pendukung mitigasi bencana.
“Terlebih semua potensi ancaman bencana alam kali ini hadir di tengah darurat bencana pandemi Covid-19. Juga terhadap kemungkinan hadirnya Badai La Nina, sehingga setiap daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan, baik personil maupun sumber daya peralatan yang dimiliki,” jelas Pjs. Bupati di depan peserta apel dan undangan.(BAS)





