
Pemekasan, Sekilasmedia.com- Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Pamekasan Gelar Operasi Zebra Semeru 2020 selama 14 hari di beberapa ruas jalan di kabupaten pamekasan, yakni dimulai hari ini Senin 26/10/2020 sampai 8/11/2020.
Operasi hari ini dilaksanakan di Pos Pantau Polisi yang berbeda di Perempatan jl. Jokotole.
AKP Deddy Eka Aprianto, SH selaku Kasatlantas Polres Pamekasan menjelaskan bahwa ada tiga sasaran utama dalam operasi ini.
“Ada Tiga jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama pada operasi ini yakni, Pertama Tidak menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, Kedua Pengendara masih dibawah umur 17 tahun dan Terakhir Melawan arus.” Jelas Bapak Kasatlantas.
Lebih lanjut Pak Deddy (spaan akrab Kasatlantas) mengatakan bahwa tidak hanya tiga Pelanggaran tersebut yang akan ditindak tetapi Pelanggaran yang lainpun akan ditindak sedikitnya ada 12 macam pelanggaran.
“Jenis pelanggaran lainnya juga menjadi sasaran penindakan kami, Terutama bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Apalagi dimasa pandemi seperti ini, maka Operasi Zebra kali ini juga akan menindak dan mendisiplinkan pelanggar yang tidak menerapkan protokol kesehatan.” Terang Kasat yang terkenal bersahaja tersebut.
Sementara terkait konsep operasi ini Pak Deddy menerangkan bahwa konsep operasi kali ini penindakan hukum / represif : 20 persen, (patroli dan penjagaan) preventif : 40 persen, dan edukasi/preemtif : 40 persen.
“Jadi kegiatan dalam operasi ini adalah mengedepankan kegiatan Dikmas lantas ( pendidikan masyarakat ) ke sekolah, bagi brosur dan himbauan spanduk/benner di lokasi jalur rawan laka dan lokasi wisata guna mengantisipasi libur panjang / cuti bersama dlm minggu ini.” Imbuh Pak Deddy.
Tujuan dari operasi ini yaitu untuk memberikan penyadaran pentingnya disiplin dalam prokes dan mematuhi peraturan lalulintas.
“Operasi Zebra ini digelar tujuannya agar masyarakat disiplin mematuhi aturan lalu lintas sekaligus menjaga protokol kesehatan. Sehingga tercipta keselamatan dan kelancaran lalu lintas di pmekasan.” Pungkas Pak Deddy.
(Bejo)






