Daerah

Kapolres Gresik Hadiri  Pembahasan Draft Perbup Tentang Persiapan Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka

×

Kapolres Gresik Hadiri  Pembahasan Draft Perbup Tentang Persiapan Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka

Sebarkan artikel ini

 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat memberikan masukan terkait pembahasan draft Perbup tentang PTM

Gresik, Sekilasmedia.com– Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Bupati Gresik serta Forkopimda, Satgas Covod-19 dan OPD terkait melaksanakan pembahasan Draft Peraturan Bupari Gresik tentang Persiapan Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa Pandemi Covid-19. Bertempat di Ruang Graita Eka Praja lantai 2 Pemkab. Gresik pada Senin siang (2/10/2020).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Dandim 0817/Gresik Lerkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto,SH, SIK, MM, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo, Ketua DPRD Gresik M. Abdul Qodir, Kepala PN Gresik Fransiskus Arkadeus Purwantyo, Kemenag Gresik Markus, Kadinkes Gresik drg. Saifudin Ghozali, Kasat Pol PP Abu Hasan, Kadisdik Gresik Mahin, Kadisnakertrans Ninik Asrukin dan staf Pemkab Gresik.

Terkait pelaksanaan dapat ini, dalam sambutannnya Bupati Gresik menyampaikan upaya persamaan persepsi dan pengesahan dalam peraturan Perbup Gresik tentang Persiapan Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa Pandemi Covid-19.

Ditambahkannya, ” Sejarah dalam penerapan Perbup ini merupakan persiapan dan atau ancang-ancang, apabila dari pemerintah pusat memerintahkan untuk membuat peraturan program tatap muka maka kita sudah siap melaksanakan dan siap untuk diajukan ke pemerintah maupun dinas terkait.”

Dalam pelaksanaan Perbup kita bisa melaksanakan mulai tanggal 03 atau 04 Januari 2021. Dan kepada dinas kesehatan Kabupaten Gresik terkait Pasien Covid-19 yang berjumlah 130 saat ini, Bupati Sambari memohon kiranya,” Untuk tingkat kesembuhan tiap minggu nya mencapai 20 orang. Sehingga proses pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan dan syukur-syukur untuk angka kematian Zero/Nol.”

BACA JUGA :  Halal bi Halal Muslimat NU Kota Mojokerto, Ning Ita Tekanan Pentingnya Tata Kelola Organisasi

Dan apabila keputusan ini disetujui maka akan segera diterbitkan Perbup Gresik dan bisa segera dilaksanakan.

Sementara terkait pelaksanaan pembelajaran disekolah, agar pihak sekolah menyiapkan sarana dan prasarana yang sesui Protokol Kesehatan. Apabila guru pengajar yang berdomisili di luar Kabupaten Gresik agar bisa berdomisili di Kabupaten Gresik dan sistemnya wajib,tegas Bupati Gresik.

Rencananya, Jadwal Pembelajaran agar dilaksanakan dan atau dibagi menjadi 2 Kelompok Pembelajaran sedangkan untuk lama pembelajaran selama 3 (tiga) jam, dimulai Pukul 08.00 s/d 11.00 Wib.

Adapun tanggung jawab terkait pelaksanaan Perbup Gresik tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah daerah, Satgas Covid-19 maupun Dinas terkait, pungkas Bupati Sambari.

Dan terkait pelaksanaan sosialisasi Perbup, tandasnya,” Dilaksanakan pada tanggal 16 November 2020 selanjutnya tanggal 25 November 2020 Monitoring Kesiapan sekolahan dan Minggu pertama penerapan sekolah melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka sedangkan tanggal 04 Januari 2021 pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka.”

Menambahkan apa yang telah disampaikan Bupati Gresik,  Dandim 0817 Gresik menyampaikan kaitannya penerapan Perbup Gresik dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk perguruan tinggi, mohon kira nya dikoordinasikan kembali dengan DIKTI.

Terkait penyampaian Bapak Dandim saya selaku kapolres Gresik sangat setuju.

” Agar Perguruan tinggi tersebut bisa menerapkan Protokol Kesehatan serta monitoring dalam pelaksanaannya,” harap AKBP Airef Fitrianto.

Pada kesempatan itu, Kepala Pengadilan Negeri Gresik di sini juga mengingatkan pentingnya sosialisasi Perbup kepada Perguruan tinggi.” Dengan sosialisasi minimal Perbup tersebut di PT, sehingga perguruan tinggi bisa ikut membantu sosialisasi ke masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jelang Idul Adha, Bu Min Launching Gresik Halal Center dan Buka Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha)

Dan Ketua DPRD Gresik  mendukung sosialisasi di PT. ” Terkait penerapan Perbup  di Perguruan tinggi sebaik nya bisa diterapkan dan dilaksanakan karena merupakan tanggung jawab pemerintah daerah,” kata M Abdul Qodir.

UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim sendiri rupanya setuju penerapan Perbup ini ke depan.  ” Dan meminta apabila ada kekurangan saat pelaksanaan Perbup ini bisa diperbaiki,” pungkas nya.

Kementerian Departemen Agama Gresik sendiri menyambut positif adanya Perbup  tentang persiapan pemberlakuan pembelajaran tatap muka di masa pandemi covid-19.

” Dengan adanya Perbup ini sangat luar biasa dan positif, tergantung dalam monitoring pelaksanaannya,” imbuh Markus.

Terkait penerapan Perbup ini ke depan, Kepala Dispendik Gresik perlu ada pemilahan bagi satuan pendidikan PAUD dan TK dengan pendidikan SD, SMP sampai SMA/SMK dan PT.

” Dengan adanya Perbup ini, mohon kira nya tidak diterapkan dalam proses pembelajaran dalam pendidikan PAUD maupun Pendidikan TK, dikarenakan berbeda dalam pembelajarannya,”pinta Mahin di ruang rapat.

Terlepas dalam penerapan Perbup di Pendidikan Formal, Kepala BKD Nadlif mengusulkan Pondok Pesantren diperhatikan,”  Mohon kira nya untuk pendidikan di Pondok pesantren tetap di monitoring guna antisipasi penyebaran virus Covid-19.”

Untuk menindaklanjuti  penerapan Perbup ke depan agar tercapai sesuai ekspektasi, Kadinkes Gresik drg. Saifudin Fhozali mengatakan dengan adanya Perbub mohon kira nya bisa ditambahkan cara penanganan pasien Covid-19 di sekolahan dan bentuk Punishment apa yang akan diberikan ke pihak sekolahan. (rud)