TENTARAKU

Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Dilakukan Korem 082/CPYJ

×

Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Dilakukan Korem 082/CPYJ

Sebarkan artikel ini

 

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Indonesia dihadapkan dengan kondisi sosial masyarakat  yang memiliki latar belakang suku, agama, ras serta budaya yang berbeda. Ditambah pesatnya perkembangan teknologi digital, memungkinkan tumbuh kembangnya paham radikal bahkan sampai menjadi tindakan terorisme secara nyata di wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan Danrem 082/CPYJ  Kolonel Inf M. Dariyanto saat memberikan sambutan yang dibacakan oleh Pasiwanwil Korem Mayor Inf Soko Edi S.Sos  dalam kegiatan Pembinaan Komunikasi Sosial (Komsos) Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme Korem 082/CPYJ Triwulan IV T.A. 2020 dengan tema *Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme Dan Separatisme Dalam Bingkai NKRI”* di Pendopo Griya Paramitra Cikaran, Kamis (26/11/2020).

BACA JUGA :  Dansatgas TMMD KE-111 / TS, Tujuan TMMD “Membantu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Komunikasi sosial ini dilaksanakan untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa, dalam rangka terwujudnya saling pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas masing-masing, bahkan diharapkan mampu mewujudkan suatu kemampuan komponen bangsa dalam ikut mengantisipasi dan mencegah terhadap muncul dan masuknya paham Radikalisme atau Separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat, sehingga sedini mungkin dapat menghindari munculnya permasalahan yang akan terjadi dilapangan,” kata Danrem.

BACA JUGA :  Babinsa Candipuro Laksanakan Monitoring Vaksinasi Massal di Puskesmas

Danrem berharap agar para peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab agar diperoleh pemahaman yang benar tentang bahaya paham radikal dan separatisme di Indonesia serta bagaimana langkah yang harus dilakukan bila para peserta menjumpai kegiatan yang mengarah kepada paham radikalisme dan separatisme di wilayah.

Acara tersebut dihadiri perwakilan FKUB, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Budaya dari 8 Kabupaten/Kota yang ada dalam wilayah kerja Korem 082/CPYJ, Anggota TNI serta PNS dalam lingkup korem 082/CPYJ. (*)