
Batu, Sekilasmedia.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batu menggelar giat silaturahmi, Selasa (26/01) di Kantor Wakil Wali kota Batu. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua FKUB Kota Batu, Muhammada Ruba’i serta Wakil Wali kota Batu yang selaku Dewan Pembina FKUB, Punjul Santoso.
Pada kesempatan itu Wakil Walikota Batu mengatakan bahwa pada tanggal 3 Januari 2021 lalu FKUB pernah mendapatkan penghargaan Harmony Awards dari Kementerian Agama pada acara amal bakti agama. Dengan demikian membuktikan suatu apresiasi, karena peran sertanya dalam mempererat dan menguatkan kerukunan umat beragama di Kota Batu.
“Meskipun umurnya masih satu tahun, FKUB Kota Batu ini sudah mendapat apresiasi dari Kementerian Agama, beberapa hari yang lalu,” terangnya.
Dalam acara silaturahmi ini, FKUB yang ada di Kota Batu diharapkan oleh Wakil Walikota Batu untuk tetap bisa membentuk kerukunan bagi umat beragama lain, selain di Kota Batu.
“Nantinya, Hari Kamis mendatang (28/01) Komisi A DPRD Sidoarjo akan study banding ke Kota Batu terkait hal ini” urainya.
Saat disinggung mengenai bagaimana kerukunan umat beragama yang ada di Kota Batu, Punjul mengatakan jika masyarakat di Kota Batu sangat toleransi dan saling menjaga supaya tidak menimbulkan SARA.
“Ya contohnya saja, waktu umat Islam mengadakan hari raya Idul Adha, umat Protestan saling ikut mengamankan tempat ibadah, atau umat Protestan saat perayaan Natal, umat Islam juga ikut menjaga tempat ibadah. Itu kan sudah terlihat kedekatan para tokoh agama, stakeholder, Ormas, TNI dan Polri,” imbuh Punjul.
Lantas pendapat Punjul mengenai kelompok yang menunggangi agama untuk kepentingan politik, ia menegaskan jika di Kota Batu kemungkinan kecil tidak ada dan hampir tidak ada.
“Jadi jika dilihat selamat ini tidak ada. Masyarakat sudah tahu porsinya. Mereka lebih cenderung figurnya, atau trek prestasi, bukan afiliasinya,”pungkasnya. (BAS)






