Gresik, Sekilasmedia.com – Pemerintah pusat memperpanjang status PPKM mikro untuk wilayah Jawa-Bali jilid 2 yakni tanggal 23 Februari sampai dengan 8 Maret 2021, menjelang PPKM Mikro jilid 1 berakhir tanggal 22 Februari 2021.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Gresik MS Sinaga saat di temui media mengatakan akan mendukung pemerintah pusat dalam mencegah penularan covid 19, dan tidak ingin klaster – klaster baru di tempat kerumunan.
Lebih lanjut, terkait kunjungan wisatawan domestik di sejumlah tempat wisata di kabupaten Gresik, kembali Sinaga menyebutkan,” jumlah pengunjung di tempat wisata di kota pudak mengalami penurunan dratis bahkan sampai ke titik terendah, ini fakta.”
” Ya, yang masih ada pengunjung wisata religi seperti makam Sunan Giri dan makam Malik Ibrahim, itu pun buka tutup dan dibatasi. Peziarah diberi waktu 15 menit dalam berziarah harus cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan harus benar- benar patuh protokol kesehatan, “terangnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gresik berharap PPKM mikro diperpanjang bisa memutus mata rantai penularan covid 19. Kita mendukung karena keselamatan jiwa manusia atau masyarakat lebih penting, untuk itu mari kita berdoa, mas. Semoga pandemi cepat selesai dan berakhir serta tidak ada korban lagi.
Abdul Wahab pegawai TU di makam Syikh Maulana Malik Ibrahim mengatakan untuk pengunjung alhandulillah tertib. Di masa awal – awal pandemi tidak ada pengunjung sama sekali, baru di bulan Januari dan Pebruari ini ada pengunjung. Karena mendekati bulan puasa sekarang sudah bulan Rojab rata- rata 300 – 500 sampai pengunjung tiap hari.
Harapan saya, semoga ppkm mikro ini bisa mengurangi penularan covid 19 dan ekonomi bisa pulih seperti semula. (rud)