Daerah

Jurnalis Kota Probolinggo Segera Diberikan Vaksinasi C19 Tahap Kedua

×

Jurnalis Kota Probolinggo Segera Diberikan Vaksinasi C19 Tahap Kedua

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Derasnya dukungan vaksinasi untuk kalangan jurnalis di tahap kedua juga terjadi di Kota Probolinggo. Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin mengaku mendukung apa yang telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu.

Seperti diberitakan, Gubernur Khofifah mengusulkan jurnalis menjadi salah satu sasaran prioritas vakinasi tahap kedua. Sebab, jurnalis dinilai memiliki risiko tinggi tertular dalam menjalankan tugasnya. Di tahap pertama, vaksinasi di Jawa Timur menempatkan tenaga kesehatan sebagai prioritas. Di tahap kedua untuk sektor pelayanan publik, termasuk wartawan, mengingat beratnya risiko meliput kegiatan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Walikota Mojokerto Serahkan 236 SK CPNS

Ditemui saat menghadiri kegiatan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, Rabu (3/2) lalu, Wali Kota Habib Hadi menyampaikan dukungannya terkait rencana usulan Gubernur Khofifah tersebut.

“Tentunya, (vaksin untuk jurnalis) itu harus karena rekan-rekan media ini tugasnya juga berat. Mereka mencari berita dengan turun ke lapangan, bertemu dengan banyak orang dan tentunya risiko terpapar sangat besar. Sehingga akan kami upayakan masuk ke tahap kedua,” ujar Habib Hadi.

Untuk itu, ia meminta kepada Dinas Kesehatan P2KB segera melakukan pendataan kemudian mengusulkan para jurnalis yang bertugas dan beridentitas Kota Probolinggo. “Ya, akan kami persiapkan dulu sambil menunggu petunjuk dari pusat seperti apa. Yang jelas, kami mendukung rekan-rekan ini bisa masuk di tahap kedua,” imbuh wali kota yang memang dekat dengan media ini.

BACA JUGA :  Peringati HPN 2023, Hari Kedua Disemarakkan Lomba Fashion Show Anak-Anak

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr NH Hidayati mengatakan, vaksinasi tahap kedua masih belum diketahui kapan pelaksanaannya. “Namun kami akan melakukan pendataan bekerjasama dengan Dinas Kominfo terkait data jurnalis. Sekarang kami siapkan dulu pendataannya,” ujar dr Ida, sapaannya. (Fahrul)