Ahmad Dzaki Akmal Yuda Ucap Selamat Dato Vijay Eswaran Menang VS Saddil, Jelang HUT MIFA 26 April – SEKILAS MEDIA

Ahmad Dzaki Akmal Yuda Ucap Selamat Dato Vijay Eswaran Menang VS Saddil, Jelang HUT MIFA 26 April

Ahmad Dzaki Akmal Yuda Ucap Selamat Dato Vijay Eswaran Menang VS Saddil, Jelang HUT MIFA 26 April

 

SURABAYA, Sekilasmedia.com –Pesepakbola profesional asal Indonesia, Saddil Ramdhani, yang baru saja memulai bermain sepakbola di Malaysia Super League untuk Sabah FC (diasuh pelatih asal Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, red.) menunjukkan debut yang meyakinkan saat melawan Petaling Jaya City FC (PJ City) klub milik Dato Sri Vijay Eswaran (bos QNET grup yang berpusat di Hongkong dan Malaysia, red.), pada hari Sabtu 13 Maret 2021 yang lalu, bertanding di Stadion Likas kandang Sabah FC. Meskipun saat melawan klub milik Dato Sri Vijay Eswaran (pria kelahiran 7 Oktober 1960, red.) itu tim-nya Saddil kalah 0 – 1, namun penampilan yang bagus dari Saddil Ramdhani mendapat pembelaan dari para pendukung Sabah FC. Kurang lebih hal tersebut diungkapkan R. Tri Harsono Forum Peduli Indonesia Olahraga Sehat (FPIOS) dalam diskusi terbatas di Surabaya kemarin, Sabtu 3 April 2021.

Petaling Jaya City FC (PJ City) yang terbentuk pada 16 Januari 2019 berasal dari ‘rebranding’ Malaysia India Football Association (MIFA yang lahir pada 26 April 2004, red.) itu dalam Liga Super Malaysia 2021 (Malaysia Super League) hingga putaran Minggu ke-5 menduduki peringkat ke-4 dari 6 kali bermain, Menang 2 kali, Seri 3 kali, dan kalah 1 kali. Sementara peringkat ke-1 hingga ke-3 diduduki Johor Darul Takzim FC sang Juara Bertahan, lalu Kedah FA, dan Terengganu FC. Sedangkan Liga Super Malaysia tersebut diperkirakan akan diputar hingga bulan Agustus 2021.

“Saya mengucapkan Selamat Jelang Hari Ulang Tahun MIFA ke-17 pada 26 April 2021, dan selamat atas kemenangan-kemenangan yang diraih Petaling Jaya City dengan owner Dato Sri Vijay Eswaran dimana PJ City merupakan rebranding dari MIFA,” terpisah hal tersebut diungkapkan Ahmad Dzaki Akmal Yuda pesepakbola muda kidal kelahiran 4 Juni 2004 yang memiliki tinggi badan 177 cm (dari Mojokerto, Jawa Timur, red.) yang pernah bermain untuk Bhayangkara FC U13 – U14 – U15 – U16 dan Liga 1 Indonesia Elite Pro U 16 untuk Kalteng Putra U-16 saat Festival Filanesia Liga 1 Indonesia Elite Pro U-16 pada awal tahun 2019 di Training Center PSSI di Sawangan Depok, serta bermain untuk Persebaya U-16 saat Liga 1 Indonesia Elite Pro Academy U 16 tahun 2019. Ahmad Dzaki Akmal Yuda yang bisa bermain dengan berbagai posisi terutama Sayap Kiri dan Bek Kiri serta Gelandang yang mengikuti sebagian perkembangan Liga Sepakbola di Malaysia ini, termasuk Petaling Jaya City FC, harusnya juga masuk lagi di tim Persebaya U-16 Elite Pro Academy untuk tahun 2020 yang lalu, akan tetapi karena ada wabah pandemi Covid-19 sehingga semua kegiatan sepakbola dihentikan termasuk Liga 1 Indonesia Elite Pro Academy tahun 2020. Untuk tahun 2021 ini belum ada kepastian soal Liga 1 Indonesia Elite Pro, yang menjadikan ingin mendapatkan pintu masuk Malaysia.

Lebih lanjut R. Tri Harsono dari FPIOS menyebut meskipun timnya kalah 0 – 1 dari Petaling Jaya City FC namun Saddil Ramdhani pemain bertinggi 172 cm kelahiran 2 Januari 1999 itu disebut memberikan kebanggaan untuk Kurniawan Dwi Yulianto (pria kelahiran Kalinegoro 13 Juli 1976, red.) Sang Pelatih Sabah FC, juga memberi keyakinan untuk bangkit dari para suporter dan stakeholder Sabah FC yang saat ini menduduki peringkat ke-10 dari 12 tim yang berlaga di Malaysia Super League.

“Saddil Ramdhani memberi harapan baru untuk Sabah FC dan para stakeholdernya. Apalagi Liga Super Malaysia masih akan berlangsung hingga bulan Agustus 2021,” ungkap R. Tri Harsono seraya mengungkapkan sejumlah trend yang terus meningkat positif yang ditunjukkan Saddil Ramdhani dalam Liga Super Malaysia, termasuk ketika Sabah FC melawan Terengganu FC pada hari Minggu 23 Maret 2021 yang lalu dimana Saddil Ramdhani berperan mengawali dua gol yang membawa Sabah FC unggul 2 – 1 atas Terengganu FC. Saddil yang berposisi winger memberikan kontribusi besar meskipun tidak secara langsung atas dua gol tersebut.

Sedangkan ketika setelah itu melakukan sejumlah laga uji coba, Saddil Ramdhani terus berkontribusi mencetak gol untuk Sabah FC klub yang dengan owner Sabah Football Club Sdn Bhd dengan CEO Khairul Firdaus Akbar Khan serta MANEJER Ahmad Murzaki Nasir itu. Saat uji coba melawan Kuching City pada Minggu 28 Maret 2021, Sabah FC yang bermarkas di Negara Bagian Sabah Malaysia (di bagian utara dari Pulau Kalimantan, yang merupakan Negara Bagian terbesar ke-2 setelah Serawak, red.) itu menang 3 – 0 dengan salah satu gol dicetak Saddil Ramdhani.

Dalam laga uji coba selanjutnya pada hari Selasa 30 Maret 2021 saat Sabah FC melawan skuad Proyek FAM – MSN (tim proyeksi Negara Malaysia, red.) Saddil Ramdhani pun mencetak gol ketika timnya menang 4 – 1. Untuk catatan, Proyek FAM – MSN merupakan pembinaan pemain muda yang dirilis Federasi Sepakbola Malaysia (FAM), kolaborasi dengan Majelis Sukan Negara (MSN / Dewan Olahraga Nasional, red.).

Menurut R. Tri Harsono, Malaysia sejak beberapa tahun ini gencar melakukan pembinaan terhadap para pesepakbola usia muda untuk kepentingan proyeksi Tim Nasional ke depan. Bahkan ada sejumlah tokoh sepakbola Malaysia yang punya proyeksi ke depan bukan hanya untuk Malaysia tapi juga peduli terhadap pesepakbola muda dari negara-negara lain di sekitar Malaysia, seperti Dato Sri Vijay Eswaran dengan QNet grupnya memfasilitasi.

Siswahyu Kurniawan penulis Buku Humor Sepakbola mengapresiasi yang disampaikan R. Tri Harsono tentang Dato Sri Vijay Eswaran yang peduli pesepakbola muda berbagai negara, dengan program QNET-nya. Menurut Siswahyu Kurniawan figur seperti Dato Sri Vijay Eswaran sangat diharapkan oleh banyak pesepakbola usia muda, lebih-lebih dari kalangan yang secara ekonomi kurang beruntung alias dari kalangan tidak mampu.

“Dato Sri Vijay Eswaran yang peduli pesepakbola muda tidak hanya yang di Malaysia, tapi juga di sejumlah negara lain, sangat diharapkan oleh para pesepakbola dari kalangan yang secara ekonomi, secara finansial, tidak mampu,” ungkap Siswahyu Kurniawan yang juga humas PSSI Kota Mojokerto yang pernah menjadi Media Officer (MO) Bhayangkara FC U13 – U14 – U15 – U16 pada tahun 2017 – awal 2019 ini.

Sekadar catatan, duabelas (12) klub yang berlaga di Malaysia Super League (Liga Super Malaysia / Liga 1-nya Malaysia, red.) adalah sebagaimana berikut ini.
1).Johor Darul Takzim FC (Darul Takzim FC)
2).Kedah FA
3).Terengganu FC (Terengganu)
4).Petaling Jaya City FC (PJ City)
5).Penang FC (tim promosi dari Liga 2/ Malaysia Premier League, red.)
6).Kuala Lumpur City FC (Kualalumpur)

7).Selangor FC (Selangor)
8).Perak FC (Perak)
9).Melaka United FC (Melaka United)
10).Sabah FC (Sabah FC)
11).Pahang FC (Pahang)
12).UiTM di Shah Alam, Selangor Malaysia. (Siswahyu).

SEKILAS MEDIA