
Gresik, Sekilasmedia.com – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai berjalan tanggal 19 April 2021, di lembaga pendidikan setingkat SD dan SMP baik negeri maupun swasta di Kabupaten Gresik. Setelah sebelumnya Bupati Gresik bersama Forkopimda, Satgas Covid 19, Dinas pendidikan dan Dinas Kesehatan melakukan evaluasi pemberlakuan PTM.
Komisi 4 DPRD Kabupaten Gresik meminta Dinas Pendidikan untuk memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut, terutama kepada semua Guru yang ada di seluruh Dinas Pendidikan baik di Madrasah maupun sekolahan negeri atau swasta.
” PTM merupakan awal dari kegiatan baru yang dipenuhi dengan aturan-aturan, khususnya terhadap protokoler kesehatan. Dan meminta Dinas pendidikan untuk turun memantau situasi yang
ada di sekolah-sekolah yang melaksanakannya,” pinta Muhammad.
Tindaklajutnya, kemudian apakah yang di dalam aturan dilaksanakan dan selanjutnya para tenaga kesehatan (nakes) yang ada di puskesmas-puskesmas, yang ditunjuk untuk mengawal PTM terus memantau jangan sampai tidak dilakukan apa yang menjadi aturannya, tandas Ketua Komisi 4 DPRD Gresik, Jumat (23/4/2021).
Kegiatan belajar mengajar tersebut diawali dengan pelaksanaan ujian sekolah iuntuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP.
Seperti di sekolah swasta Bahrul Ulum yang bernaung di bawah yayasan Bahrul Ulum Menganti. Seperti yang disampaikan Ketua Yayasan Bahrul Ulum Muhammad Imron bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Bahrul Ulum telah menerapkan protokoler kesehatan yang ketat dan selama 4 hari ini melaksanakan ujian sekolah.
” Pelaksanaan ujian sekolah tetap mengikuti ketentuan-ketentuan yang di intruksikan Dinas Pendidikan, seperti cuci tangan dengan hand sanitizer, pakai masker dan jaga jarak. Sedangkan peserta didik yang mengikuti proses belajar mengajar ini dari 32 siswa tiap kelas (normal), sekarang diisi 16 siswa tiap kelas,” ujarnya.
Semua yang kaitannya dengan pelaksanaan PTM sudah disepakati orang tua murid, komite, termasuk yayasan, lanjut M. Imron.
Tindaklanjutnya, pelaksanan sudah disiapkan baik mulai dari siswa pakai masker, masuk di cek suhu, tempat cuci tangan sudah disediakan ditempat tempat strategis . Sehingga pelaksanaan PTM dan seterusnya sudah siap untuk Lembaga Bahrul Ulum kaitannya dengan protokol kesehatan dan ketentuan-ketentuan lainnya,ungkap dia.
Seperti apa yang disampaikan Ketua Yayasan Bahrul Ulum M. Imron, Kepala Sekolah SMP NU Bahrul Ulum Menganti Luqman menambahkan sesuai intruksi masing masing kelas kita isi 16 siswa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Masuk hari pertama, siswa melaksanakan ujian sekolah (UAS) untuk kelas 9. (rud)






