
Batu, Sekilasmedia.com – Jajaran kepolisian Polres Batu melakukan pengamanan secara ketat di gereja pada perayaan Paskah tahun ini .
Hal itu dilakukan setelah terjadi bom bunuh diri di depan gereja katedral kota Makassar pada Minggu (28/3) dan aksi teror seorang perempuan di area Mabes Polri pada Rabu (31/3).
Dalam hal ini Kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan pengamanan, baik markas maupun pengamanan kegiatan masyarakat, seperti pengamanan gereja.
“Kita cek pengamanan gereja pagi dan siang ini , untuk memastikan pelaksanaan perayaan Paskah yang dilaksanakan secara serentak di beberapa gereja yang ada di wilayah Kota Batu” terang Kapolres Batu, Jum’at (2/4).
Didampingi PJU, Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo, S.I.K, M.H, menjelaskan, kegiatan pengecekan dilaksanakan di gereja GKJW Batu Jl. WR. Supratman no 60 Kota Batu, GKRI Jl. Sukarno Junrejo Kota Batu, GPDI Sejahtera Junrejo dan GPIB Trunojoyo Kota Batu.
Ia juga berpesan kepada pengurus gereja untuk lebih teliti kepada jemaat yang akan melaksanakan kebhaktian.
“Jika ada yang mencurigakan atau bukan bagian dari jemaat, silahkan untuk diperiksa atau dilaporkan kepada anggota kepolisian yang melaksanakan mengamankan” terangnya.
Menurut Catur bahwa nantinya Kepolisian dibantu TNI, Banser maupun Ansor, juga ikut mengamankan pelaksanaan ibadah sepanjang hari ini .
“Silahkan laksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk serta tidak usah panik, meskipun di tempat lain pelaksanaan ibadah gereja telah diwarnai aksi terorisme, Kami akan memberikan pengamanan yang maksimal atas serangkaian kegiatan perayaan paskah ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut menurut Catur bahwa sebelum pelaksanaan perayaan ibadah Paskah tahun 2021, telah dilaksanakan sterilisasi gereja yang dilakukan oleh anggota satuan Sabhara Polres Batu sebagai bentuk kesiapan pengamanan TNI-Polri untuk umat yang beribadah saat misa suci Paskah di gereja wilayah Kota Batu hari ini.
“Masih dalam suasana Pandemi covid 19, personel TNI dan Polres Batu bersinergi dalam mengamankan tempat ibadah, Patroli gabungan yang dilaksanakan guna menjaga keamanan wilayah dan juga memberikan himbauan protokol kesehatan dalam rangka mendukung PPKM mikro, pada perayaan Paskah umat kristiani ini, pada pengamanan lokasi tempat ibadah sampai dengan selesai Giat tersebut,” tandasnya. (BAS)






