
Jombang,Sekilasmedia.com Kerajinan dari daun Pandan berduri ini merupakan hasil karya masyarakat desa Munungkerep, selain bercocok tanam tembakau masyarakat disini disela sela pulang dari ladang membuat kerajinan tikar yang harga jualnya sangat membantu perekonomian masyarakat,karena dalam pengerjaannya satu tikar ini yang berukuran 1 x 2M itu memakan waktu kurang lebih 4hari itupun kalau ada panas yang cukup.
Koptu Gaguk Mariono dari Koramil 0814/12 Kesamben yang termasuk salah satu anggota satgas TMMD 111 di Munungkerep kecamatan kabuh kabupaten Jombang yang sedang melaksanakan komsos ke warga melihat kerajinan anyaman yang terbuat dari daun pandan berduri serta ikut belajar menganyam,serta menjalin silaturrohmi kepada warga sekitar di desa munungkerep yang sudah menjadi sasaran pembangunan TMMD yang ke 111, sabtu 26 juni 2021.
Tak lupa mbah karyati pengrajin nyaman pandan ini sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah sempatkan maen ke rumahnya untuk menengok ataupun belajar menganyam di tempatnya,yang mayoritas dari anggota satgas ini sangatlah merakyat,mbah karyati ini menambahkan kerajinan tikar pandan ini dalam masa pandemi covid-19 sangatlah berpengaruh dalam penjulannya,kalau sebelum covid – 19 dulu bisa laku sekitaran 50rb sampai 55rb perlembar yang berukuran 1x2M ini.kalau sekarang ya lakunya 35rb perlembarnya. Pungkasnya.





