
Magetan, sekilasmedia.com – Betempat di ruang Jamuan Surya Graha Magetan Bupati Magetan Dr, Drs, H, Suprawoto, SH, M.Si, melaksanakan pemaparan inovasi dengan Kementrian PAN RB, Rabu (07/07/2021)
Penilaian ini dalam tahap presentasi dan wawancara guna mendapatkan Top inovasi terpuji pada kompetisi inovasi pelayan publik KKIP 2021 secara virtual.
Masih tingginya tingkat kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi di Indonesia sebagain besar disebabkan okeh tidak terlaksananya pemeriksaan continuity of care dan timbul penyulit saat persalinan yang tidak segera di tangani.
Untuk itulah harus diperlukan sebuah inovasi dalam pelayanan terhadap ibu hamil yang akan melahirkan.
Puskesmas Bendo Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan telah mengambil langkah tepat guna mengatasi masalah tersebut dengan sebuah inovas Jek-Mil.
Jek-Mil adalah layanan transportasi dan pendampingan khusus ibu hamil. Jek-Mil melayani ibu hamil yang benar-benar tidak mampu datang ke puskesmas karena suami atau keluarga tidak bisa mengantar. Driver Jekmil akan menjemput ibu hamil ke rumahnya. Ibu hamil akan didampingi selama proses pemeriksaan dan diantar kembali ke rumahnya. Driver Jekmil melapor kepada bidan desa setempat. Layanan ini bersifat gratis karena dianggarkan melalui APBDes.
Saat ini Jekmil telah direplikasi di 13 desa Dengan 43 driver di wilayah kecamatan Bendo dan berhasil meningkatkan capaian ANCT dari 59,42 % (2017) menjadi 107 % (2020) berhasil menekan jumlah kematian bayi dari 8 bayi (2017) menjadi 5 bayi (2020) dan menekan kematian ibu bersalin di angka 0, (Ryn/KD1)





