
Denpasar, Sekilasmedia.com
Lantaran berhasil menata kelola pengendalian Covid-19 di kewilayahan, Gubernur Bali Wayan Koster, dianugrahi piagam penghargaan dan pin emas, oleh Kapolri Jendsral Polisi Lostyo Sigit Prabowo, yang diwakili Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Jumat (30/7/2021).
Kapolda Irjen Putu Jayan dalam kesempatan itu menyampaikan, selamat kepada Gubernur Bali atas penghargaannya. Disebutkan untuk pemberian piagam dan pin amas dari Kapolri, selain Gubernur Bali betprestasi merancang strategi tata kelola pengendalian Covid-19. Juga terbaik sebagai pelaksana PPKM Mikro, di Provinsi, maupun Kabupaten/Kota.
“Penghargaan yang diberikan ditandatangi oleh Kapolri, dengan nomor kep 1088/VI’2021 tertanggal 29 Juli 2021, terkait PPKM Mikro terbaik,” kata Kapolda Bali.
Diharapkan, dengan penghargaan ini, dapat memotivasi Satgas C-19, Provinsi Bali, maupun Kabupaten/Kota, agar lebih optimal dalam melaksanakan tuganya, memeutus rantai penyebaran wabaj C-19 di Pulau Dewata.
“Ayo mari, kita semua lebih bersemangat untuk memerangi penyebaran varian C-19, degan menerapkan prokes yang ketat,” tandasnya.
Di tempat sama, Gubernur Bali, Wayan Koster mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolri atas penghargaan yang diberikan. Dengan begitu kedepannya akan tetap mamacu kinerjanya bersama sama mengemban tugas kemanusiaan, di dalam penanganan C-19 yang hingga kini masih terus ada.
“Sudah selama hampir satu setengah tahun dari Maret 2020, kita melawan wabah ini. Saya minta masyarakat jangan kendor, tolong perketat prokesnya, karena pandemi ini belum berakhir,” ucapnya.
Terkait penanganan pandemi, Gubernur Koster kembapi mengapresiasi para tenaga kesehatan, dimana mana telah menjunjung tinggi dharma bhaktlnya. Bahkan bersama dedikasi pengorbanan dan pengabdian mereka sangat luar biasa, melaksanakan tugas bidang kemanusiaan di rumah sakit tempat masing masing bertugas.
Selain itu rasa terimakasih juga dicurahkan pada Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali dan jajaran, para Bupati/Walikota, Camat, Perbekel/Lurah, Bendesa Adat, Tokoh Agama, Perguruan Tinggi, pelaku usaha, lembaga swasta, juga berbagai pihak lainnya yang telah andil berpartisipasi aktif melaksanakan gotong royong penanganan wabah corona.
“Harapan saya kembali pada masyarakat untuk senantiasa bersama sama tertib dan disiplin dalam menerapkan prokes. Sebab wabah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tutup Gubernur Koster.(soni)





