
Sampang, Sekilasmedia.com Kodim 0828/Sampang – Kembali dikatakan Sertu Yusuf “Semoga dengan adanya pembagian beras bansos ini, masyarakat dapat memanfaatkannya dan kiranya dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari, dalam masa-masa Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih merajalela diseluruh wilayah negeri ini” harap babinsa.
Kepala Desa Plerengan juga turut menambahkan, “Setelah menerima penyaluran bansos ini, dirinya bersama babinsa kembali dan terus menyerbu kepada seluruh rumah rumah warganya, sehingga bansos ini dapat diterima dengan baik dan langsung dimanfaatkan oleh seluruh warga yang membutuhkan, di masa Pandemi ini yang mengakibatkan menurunnya tingkat perekonomian warga di desa ini”, jelasnya.
Halim, salah satu tokoh warga yang menerima beras bansos tersebut turut memberikan apresiasinya, dikatakannya, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan juga kepada seluruh pihak terkait yang telah menyalurkan bantuan ini kepada kami warga Bancelok terkhususnya kepada Kodim dan Koramil Jrengik serta kepala desa segera membagikan bansos ini kepada kami, sekali lagi terima kasih, Semoga Tuhan selalu memberkati kita semuanya dan kita juga berharap agar Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan berakhir, sehingga kami dapat beraktivitas seperti biasanya”, pungkasnya.
4. Disalurkan lewat KORAMIL 0828/07 KETAPANG, paket bansos harus sampai ke warga yang tidak mampu.
KODIM 0828/SAMPANG – Berlokasi di Ds Karang Anyar Kec. Ketapang Kab. Sampang Sertu Iksan bersama aparat desa dalam menyalurkan Bansos (Bantuan Sosial) berupa beras kepada seluruh warga binaannya di desa karang anyar yang terdampak dimasa pandemi covid-19.
Diterangkan Babinsa, ini merupakan Program Bantuan Sosial yang diberikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Sosial kepada seluruh lapisan masyarakat, dan kehadirannya dalam kegiatan ini adalah, untuk memastikan seluruh bantuan ini disalurkan langsung kepada seluruh warga binaannya.
“Pembagian/penyaluran beras bansos ini dilakukan langsung kami bagikan ke rumah rumah warga untuk menghindari kerumunan warga, tanpa adanya kerumunan warga, sehingga tidak terjadi penularan dan penyebaran virus covid-19 antara warga satu dan lainnya”, sambungnya.





