
Jombang,Sekilasmedia.com Bintara Pembina Desa yang lebih akrabnya di panggil Babinsa ini merupakan ujung tombaknya Tentara Nasional Angkatan Darat yang terjun langsung di pelosok pelosok desa demi mendapatkan berita atau informasi yang valid,yakni dalam kasus covid-19 atau untuk memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19.
Sinergitas TNI maupun Polri dengan instansi yang terkait yakni Puskesmas yang ikut serta menangani penanggulangan Covid-19 untuk dipergencar agar warga terhindar dari covid-19 yang saat ini dilakukan tracing kepada warga yang sedang terpapar covid-19 dengan cara pendekatan secara persuasif dengan warga sehingga bisa menumbuhkan jiwa melawan covid-19,yang awalnya warga menolak untuk di lakukan tracing dengan adanya pendekatan dan pengertian sehingga warga bisa menerima kegiatan tracing ini dengan tujuan kita bisa terbebas dari wabah virus corona dan tidak menyebarkan lagi ke warga lain.Senin 30/08/21.
Salah satu Babinsa 0814/12 Kesamben Desa watudakon Serda Muhammad Anas yang sedang melakukan pelacakan terhadap warga yang terpapar Covid-19 bersama puskesmas bu Roos Indah Januari Amd, dengan melakukan sweb Antigen atau tracing kepada warga yang terpapar covid-19 di dusun jungkir desa Watudakon.
Danramil 0814/12 Kesamben Kapten Inf Tatok Budiono mengatakan kegiatan tracing ini merupakan tugas dan tanggung jawab sebagai pemangku wilayah untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 kita tidak bisa bekerja sendiri sendiri dalam penanganan covid-19 perlu adanya sinergitas dengan aparatur lainnya sehingga bisa menurunkan angka penyebaran covid-19.sehingga kita bisa hidup normal lagi kayak dulu kalah.dan saya yakin dengan adanya kerjama sama dalam penanganan covod-19 dengan instansi terkait maka negeri kita yang kita cintai akan terbebas dari pandemi Covid-19.pungkasnya.





