
Jombang,Sekilasmedia.com Salah satu pintu penting untuk bisa kembali ramai dengan cara melindungi warganya perlindungan pada warga desa kauman tambahan adalah vaksin,” kata.
Babinsa Ds Kauman Sertu mujianto Koramil Ngoro/0814 Jombang menjelaskan, meski telah menerima vaksinasi, seseorang masih bisa tertular virus corona. Namun, kata dia, tingkat fatalitas yang dialami lebih kecil dibandingkan dengan orang yang belum divaksinasi.
Ia mengungkapkan 3000 warga masyarakat kauman sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua pada senin 23- 08-2021 Berdasarkan data yang dimiliki desa kauman, sambung dia, dari jutaan orang yang sudah divaksinasi itu, hanya 2,3 persen yang terpapar Covid-19.
“Ada yang alami fatalitas 0,033 persen kira-kira 30 per 100 ribu orang. Siapa itu? Itu adalah orang-orang yang memiliki gangguannya kesehatan komorbid yang berat. Tapi secara umum terlindungi dengan adanya vaksin, itu data desa Kauman sejak Januari sampai Juli kemarin,” jelas Babinsa Ds kauman sertu mujianto Koramil Ngoro/0814 jombang.
Karena itu, sertu Mujianto meminta keterlibatan seluruh pihak 4 Pilar untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi di desa kauman. Ia pun mendorong agar balai desa dapat menjadi tempat vaksinasi Covid-19. Dia menyebut, saat ini sudah ada beberapa desa yang menggelar vaksinasi bagi masyarakat. Di antaranya di balaidesa kauman.
“Kita perlu mendorong lebih banyak warga berbondong2 yang memberikan ketenangan batin bagi yg melaksakan vaksinasi. Dan masyarakat pun banyak yang mengatakan lebih tenang utk melaksanakan vaksinasi ,” tutur Babinsa Kauman sertu mujianto.
Sebelumnya,juga mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat desa Kauman yang masuk dalam kelompok immunocompromised, seperti pengidap autoimun dan komorbid, senin (23/8/2021). Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah Astra dan sinovac.





