Daerah

Pemuda di Denpasar Dikeroyok Sampai Babak Belur, Karena Pergoki Pacar Bercumbu Dengan Pria Lain di Kamar

×

Pemuda di Denpasar Dikeroyok Sampai Babak Belur, Karena Pergoki Pacar Bercumbu Dengan Pria Lain di Kamar

Sebarkan artikel ini

Denpasar, Sekilasmedia.com
Apes dialami pelajar berinisialĀ  DDS (17) asal Denpasar Barat ini. Niat menanyakan status hubungan, setelah memergoki pacarnya mesra berdua dengan pria lain di dalam kost, malah jadi korban bulan bulanan pengeroyokan oleh dua pemuda di Jalan Wana Segara, Badung, Sabtu, (7/8) sekitar pukul 04.00 Wita.

Akibat kejadian itu DDS mengalami luka lebam pada bagian wajah, serta nyeri bagian tubuh dan jempol kaki. Aksi pengeroyokan itupun langsung di adukan oleh pihak keluarganya ke Plosek Kuta guna mendapat penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Gatra dikonfirmasi Minggu (8/8/2821) membeberkan adanya laporan tersebut. Dikatakan, jika tim Opsnal Polsek Kuta telah mengamankan dua pemuda tersebut. Masing masing, Riki Nur Rohmat (26) asal Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, dan rekannya berinisial BA (16) pelajar asal Kota Denpasar Utara.

“Benar, setelah dilakukan penyelidikan ditemukan ada dua orang pemuda yang melakukan pengeroyokan, salah satunya masih pelajar,” ungkap Kapolsek Kuta.

BACA JUGA :  AWPI MALANG RAYA SAMBANGI DAN SANTUNI YAYASAN ANAK YATIM

Hasil pengejaran dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Kuta, AKP Made Putra Yudistira didampingi Panit Reskrim Iptu Erick Wijaya Siagian, dimana satu tersangka Riki diringkus di Jalan Wana Segara, Kuta, Badung. Sedangkan satunya di Jalan Juwet Sari, Sesetan Denpasar Selatan.

Lebih lanjut, berdasarkan laporan korban DDS yang didampingi ayahnya I Wayan Agus Setiawan (51), dirinya datang ke TKP untuk menemui pacarnya di kamar kosnya di lantai II kawasan Kuta. Setibanya di lokasi, korban mengetuk pintu lalu memanggil beberapa kali pacarnya dari depan pintu kos, namun tidak ada respon.

Sesaat kemudian, korban mendengar dari dalam kamar pacarnya ada suara yang kemudian memgulangi memanggil lagi, tetapi lagi lagi tidak ada jawaban. Ketika hendak ditinggal pergi dirinya kembali mendengar ada suara, hingga DDS berupaya mencoba masuk lewat pintu belakang kos.

“Saat pintu belakang kamar kos pacarnya berhasil dibuka, korban DDS kaget karena ada seorang laki-laki di dalam kamar pacarnya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Voucher Makan Siang Gratis Mewarnai, Sosialisasi Pemilu 2024 Di SMA Bahrul Ulum SekapukĀ 

Karena kepergok berada di dalam bersama pria lain, DSS kemudian meminta kejelasan tentang hubungan mereka. Namun tak lama, tiba-tiba datang dua orang laki-laki dan langsung menjaeab dengan pukulan ke arah wajah DSS berulang kali. Kalah jumlah, korban lalu pergi dan berusaha menyelamatkan diri.

Tetapi sayang saat berada di jalan didatangi kembali oleh salah satu dari orang yang mengeroyok. Sambil melaju kencang untukĀ  mengembalikan sepeda motor Honda Beat milik korban langsung melindas jempol kaki kiri DDS hingga mengakibatkan luka.

“Selain handpone hilang, korban juga alami sakit disekujur badan, hidung mengeluarkan darah, luka lebam dan sakit pada dadanya,” terang Kompol Gatra.

Saat dimintai keterangan, kedua tersangka mengakui perbuatannya dimana saat kejadian Riki memukul beberapa kali ke arah DSS. Namun sebelum memukul, dirinya sempat mengcekik leher DSS selanjutnya BA mengarahkan pukulan ke wajah sebanyak tiga kali sampai mengeluarkan darah.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, mereka terancam dengan dikenakan Pasal 170 KUHP tentang aksi pengeroyokan,” tandasnya. Soni