TENTARAKU

Gerak Cepat, Babinsa Pasongsongan Kawal Tracing Kontak Erat Covid -19

×

Gerak Cepat, Babinsa Pasongsongan Kawal Tracing Kontak Erat Covid -19

Sebarkan artikel ini


SUMENEP, sekilsmedia.com| Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan Serda Joni Dwi dan 1 orang anggota bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pasongsongan ikut mendampingi nakes melakukan pelacakan kontak erat (tracing) kepada keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Dusun Duwa Buter RT/RW 005/004 Desa Padandangan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Minggu (12/09/2021).

Pelacakan kontak erat (tracing) adalah proses dan pencarian warga masyarakat yang menjalin kontak erat dengan warga terkonfirmasi Covid -19.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan deteksi lebih awal kontak erat dengan konfirmasi yang didapatkan. Kontak erat konfirmasi dilakukan kontak penelusuran dan penyelidikan epidemiologi (PE), untuk mengetahui apakah orang yang terpapar virus/tidak.

BACA JUGA :  Tanamkan Semangat Gotong Royong,Babinsa Koramil 0814-04/Gudo, Peduli Iingkungan Bantu Masyarakat Kerja Bakti Desa Binaan

Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan Serda Joni Dwi mengatakan bahwa, pendampingan ini merupakan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari aparat teritorial dan sebagai bagian dari tim pelacak untuk penanganan Covid -19.

“Kami harus bekerja cepat dikala ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, tracing harus segera dilakukan, sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah binaan kami. Melalui cara ini kita bisa tahu siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan pasien tepapar Covid-19. Selain itu, juga memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0814-10/Mojoagung Dampingi Nakes Melaksanakan Kegiatan Rapid Antigen di SMK

Ia mengungkapkan bahwa pada hari ini pasien yang terkonfirmasi covid-19 sebanyak 2 orang masih dirawat di RS Indrapura Surabaya, dan belum pernah pulang ke Pasongsongan.

“Setelah kami tanya mereka belum pernah kontak erat dengan pasien karena sebelumnya pasien yang terkonfirmasi covid tersebut belum pernah pulang karena masih di Malaysia. Akan tetapi kami tetap menghimbau kepada pihak keluarga untuk tidak panik dan memastikan kepatuhan protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan penularan virus tersebut,” tambahnya.
(**)