
Jombang,Sekilasmedia.com Dalam menjalin komunikasi sosial dengan masyarakat dapat dilakukan dimana saja, baik anjangsana di rumah, kantor, di jalan, maupun warung atau di mana saja, seperti halnya yang dilakukan Babinsa sukosari Koramil 0814/18 Jogoroto Serka m arifin diwilayah binaannya .
Melalui pendekatan secara persuasif dan humanis kepada masyarakat di wilayah binaan yang dilakukan Serka m arifin ini dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta upaya Babinsa lebih dekat dengan warga Binaannya, ditengah-tengah masyarakat guna mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga binaannya sehingga tercipta sinergitas yang solid.
Pada kesempatan ini Serka m arifin mengajak segenap warga masyarakat untuk tetap berperan aktif di segala bidang, baik keamanan ketertiban, kebersihan lingkungan masing masing agar tercipta lingkungan yang tertib, Aman dan sehat.
Lebih lanjut dikatakannya, agar warga tetap mematuhi aturan protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan dangan air mengalir pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Komunikasi sosial merupakan kegiatan Babinsa untuk menjalin silaturahmi yang baik diwilayah sehingga terciptanya kedekatan dengan warganya dalam pelaksanaan tugas, Babinsa dapat mengetahui setiap kesulitan masyarakat binaannya.
Komunikasi sosial itu sendiri merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial (Binter) dan Komsos oleh Babinsa pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat.
Diharapkan dari hasil komunikasi kami selaku Babinsa ini dapat menjadikan semakin dekatnya dengan warga guna mendukung tugas pokok satuan dan tentunya bisa melihat secara langsung kondisi wilayah binaan yang meliputi data Demografi, Geografi dan Kondisi Sosial masyarakat di wilayah.
“Ditengah pandemi covid-19 ini, selaku babinsa walaupun dilapangan selalu menjadi contoh kepada warganya dalam melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat agar selalu tetap mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang saat ini belum berakhir.





