
Jombang,Sekilasmedia.com Indonesia adalah merupakan salah satu negara yang mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi terhadap bencana, baik itu banjir ,angin ribut maupun tanah longsor. Karena memiliki banyak gunung2 berapi yang masih aktif. Banjir dan tanah longsor selalu terjadi setiap tahun. Oleh karena itu antisipasi dan kesiap – siagaan sangat di perlukan. Hal ini di lakukan untuk meminimalisasi/ mengurangi resiko yang di hadapi. Peringatan2 dini di wilayah yang mempunyai kerawanan yang tinggi terhadap bencana harus di lakukan secara terus menerus.
Begitu juga di wilayah kabupaten Jombang. Aparatur pemerintah dalam hal ini BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah) telah memetakan daerah2 mana di wilayah jombang yang mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Daerah tersebut antara lain wonosalam,mojowarno, mojoagung, sumobito, kesamben serta bandar kedungmulyo, Daerah tersebut adalah merupakan daerah yang mempunyai potensi bencana tahunan.
Pemerintah Jombang telah melaksanakan apel gelar tanggap bencana. Apel di laksanakan oleh semua unsur terkait. Babinsa 0814/15 mojowarno juga tetap andil dalam giat tersebut, karena wilayahnya juga nengalami bencana banjir tahunan.
Apel ini di gelar bertujuan agar setiap individu / unsur terkait segera mengambil langkah2 antisipasi serta mengedukasi warga yang wilayahnya rawan terhadap bencana, baik itu bencana banjir maupun tanah longsor.
Dalam hal ini merupakan salah satu tugas babinsa untuk mengingatkan warga binaannya agar tidak membuang sampah di bsntaran sungai serta mengajak warga melaksanakan program reboisasi yaitu penanaman kembali hutan2/gunung2 yang sudah gundul, Kita berharap semoga tidak ada lagi bencana di wilayah kita.





