
Jombang,Sekilasmedia.com Dua minggu sudah kita merada lega bahwasannya tidak ada lagi kontak konfirmasi covid 19 di wilayah binaan, bahkan kita merasa agak ringan akan tugas kita dalam pelaksanaan tracing dan testing kepada warga madyarakat yang terkonfiasi covid.
Namun dalam minggu terahir ini, mulai kita temukan lagi data orang2 yang terkonfirmasi covid19.Ini menandakan bahwasannya virus covid belum seluruhnya hilang, Hal ini di sebabkan pula karena warga masyarakat mulai lalai dan lupa akan penerapan protokol kesehatan. Sehingga banyak orang yang segaja mengabaikan pentingnya kesehatan dan penularan covid19.
Tim tracing nakes PKM mojowarno dan babinsa ramil 0814/15 mojowarno merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pencarian kontak erat dari pasien yang terkonfirmasi covid. Mencari orang2 yang pernah berhubungan dengan pasien. Pada prinsipnya tugas nakes dan babinsa adalah melacak keberadaan orang2 yang yang sudah berhubungan dengan kontak terkonfirmasi covid, untuk memutus rantai penyebaran penularan covid 19.
“Adalah menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk menelusuri riwayat dari warga yang terkonfirmasi covid.Dengan siapa mereka berinteraksi, hal ini harus dicari dari keluarga dekat pasien serta tetengga2 sekitar pasien. Dengan demikian tidak ada penularan covid di lingkungan tersebut” ungkap serda andi cris babinsa ds. mojowangi mojowarno.
Semua yang di lakukan oleh tracing PKM mojowarno maupun babinsa tidak akan berhasil dengan baik, kalau tidak ada kepedulian maupun respon dari warga masyarakat setempat
Semakin cepat di temukan penyebaran covid dari pelaksanaanvtracing dan testing ini, akan semakin cepat pula langkah2 yang akan di ambil untuk penanganannya.





