
SURABAYA,Sekilasmedia.com Situasi kondisi yang berhubungan dengan Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) di Indonesia hari-hari ini pada umumnya telah lebih relatif teratasi, sehingga berbagai aktivitas termasuk olahraga, begitu pula dalam sepakbola pun mulai menggeliat. Liga 1 yang kini menjadi BRI Liga 1 Indonesia telah dimulai, menyusul Liga 2 yang diwarnai sejumlah klub-klub ‘tajir’ seperti Persis Solo (Kaesang putera Presiden Joko Widodo, red.), RANS Cilegon FC yang dibesut artis Raffi Ahmad dan pengusaha mobil mewah Rudi Salim, AHHA PS Pati FC (Putera Safin Group/PSG, red.) Pati dengan bosnya Atta Halilintar bersama Putera Siregar (PS). Kurang lebih hal tersebut diungkapkan R. Tri Harsono Forum Peduli Indonesia Olahraga Sehat (FPIOS) dalam diskusi terbatas di Surabaya kemarin.
Menurut R. Tri Harsono FPIOS, tidak hanya dunia olahraga, dalam hal ini sepakbola yang menggeliat. Dunia bisnis termasuk penerbangan seperti Garuda Indonesia Airways (GIA) dan Citilink pun kian bergerak. Sedangkan bisnis dalam dunia cargo kian meningkat termasuk SRA Cargo indonesia yang juga memiliki markas di Bandara Juanda Surabaya, yang diantara mitra SRA Cargo Indonesia adalah Garuda Indonesia dan Citilink.
“Liga sepakbola nasional termasuk Liga 2 telah ditangani pihak-pihak yang peduli dengan penopang dana yang besar seperti Persis Solo, RANS Cilegon FC, PSG Pati dan lain-lain, yang tentu penting jika ke depan harus ikut mengembangkan pembinaan pesepakbola usia muda, dikawal hingga usia transisi untuk menuju menjadi pesepakbola profesional,” ungkap R. Tri Harsono yang juga menyebut pembinaan pesepakbola usia dini dan usia muda saat ini juga sudah mulai berjalan lebih intensif dimana sebelumnya sempat tersendat karena Covid 19. Diantara yang terus berjalan yang didengar R. Tri Harsono adalah ‘tim’ sepakbola SRA Cargo Academy yang berlatih di Lapangan PSAD Sidoarjo.
Tim SRA Cargo Academy membina pesepakbola usia dini hingga usia transisi remaja, suatu kepedulian tersendiri. Menurut R. Tri Harsono, tidak tertutup kemungkinan bahwa ke depan pembinaan akan meningkat pesat, apalagi SRA Cargo memiliki jaringan yang luas di seluruh Indonesia. “Pembinaan pesepakbola usia dini dan muda oleh pihak-pihak yang peduli seperti SRA Cargo, adalah penting bagi persepakbolaan di Indonesia,” ungkap R. Tri Harsono yang sekali lagi juga menyebut perlu ada lebih banyak pihak peduli untuk mengawal para pesepakbola muda, lebih-lebih yang usia transisi agar bisa menjadi pesepakbola profesional entah itu ‘transisi’ ke klub-klub sepakbola Liga 3 atau Liga 2, atau bahkan klub-klub Liga 1 hingga luar negeri.
Dari sejumlah sumber yang enggan disebut nama, menilai bahwa SRA Cargo Academy dinilai peduli pembinaan pesepakbola usia dini dan muda, yang hal tersebut sangat bisa untuk mengawal para pesepakbola hingga usia transisi dan menjadi pesepakbola profesional. Termasuk beberapa waktu yang lalu SRA Cargo Academy mengadakan trofeo dengan peserta SRA Cargo Academy, Pahlawan United (PU), Unika Bleduk Ijo.
Terpisah Siswahyu Kurniawan penulis buku Humor Sepakbola menyebut, bahwa mulai menggeliatnya sepakbola karena Covid yang mulai mereda, juga harus mendapatkan kepedulian dari pihak-pihak terkait termasuk PSSI di daerah-daerah maupun para pemerintah daerah dengan harapan momentum menggeliatnya pembinaan persepakbolaan ini bisa maksimal untuk kemajuan sepakbola Indonesia. Apalagi Presiden Jokowi telah mengeluarkan peraturan untuk Percepatan Pembangunan Sepakbola Indonesia, ditambah lagi pada tahun 2023, Indonesia akan menjadi tuan rumah sepakbola Piala Dunia U-20.
“Momentum adanya peraturan yang dikeluarkan Presiden Jokowi untuk Percepatan Pembangunan Sepakbola Indonesia, serta momentum sepakbola Piala Dunia U 20 yang akan diadakan di Indonesia, merupakan momentum-momentum steategis untuk memaksimalisasi pembinaan sepakbola Indonesia,” ungkap Siswahyu Kurniawan yang sepakat dengan yang dikatakan R. Tri Harsono, soal SRA Cargo yang memiliki tim sepakbola bisa diharapkan menjadi salah satu yang menghasilkan pesepakbola ke depan, apalagi SRA Cargo dikenal memiliki jaringan yang luas, tidak hanya Garuda Indonesia dan Citilink, namun juga yang lain seperti Air Asia, Lion Air, Wings Air, Kalstar, Batik Air dan lain-lain. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926. (Siswahyu).





