Jombang,Sekilasmedia.com Ditinjau dari aspek kesehatan, pertambahan usia menyebabkan imunitas tubuh lansia cenderung ikut melemah sehingga semakin rentan terhadap berbagai keluhan fisik dan psikis. Untuk mendukung kesehatan lansia dan menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, Kementerian Kesehatan (Kemkes) membentuk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia yang penyelenggaraannya melalui program Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pada praktiknya, Posyandu Lansia melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial.
Secara garis besar, Posyandu Lansia bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia dan mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan disamping meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut. Masih dalam artikel tersebut, bentuk pelayanan Posyandu Lansia, antara lain meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, fisik dan mental emosional yang dicatat dan dipantau dengan Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk mengetahui lebih awal penyakit yang diderita (deteksi dini) atau ancaman masalah kesehatan yang dihadapi. Selain itu juga terdapat kegiatan penyuluhan atau konseling kesehatan.
Dalam situasi pandemi, keberadaan Posyandu Lansia menjadi salah satu cara memonitor kesehatan lansia, apalagi bagi mereka yang tinggal sendiri di tengah kebijakan jaga jarak atau social distancing, yang mana segala jenis pertemuan seyogyanya tidak dilakukan. Pada praktiknya, dalam situasi normal, tanpa COVID-19, Posyandu Lansia juga tidak sebatas menjadi tempat pemeriksaan kesehatan. Adakalanya juga sejumlah kegiatan seperti senam bersama digelar. Posyandu ini juga menjadi kesempatan para lansia berinteraksi. Dengan kata lain, Posyandu Lansia juga berupaya memenuhi aspek kesehatan dan psikologis lansia.
Melihat salah satu praktiknya di desa Jarak kecamatan Wonosalam Kab. Jombang, Jawa Timur, minat lansia untuk mengikuti aktivitas di Posyandu tersebut cukup tinggi setelah dibuka kembali dalam situasi pandemi (301 Nopember 2021). Layanan kali ini selain pemeriksaan gula darah, kolesterol, tensi, dan diabetes secara gratis mereka juga mendapatkan suntikan Vaksin bagi yg belum dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Ungkap dr. Ivan kepala Puskesmas Wonosalam.





