TENTARAKU

Sinergi Babinsa Koramil Jatirejo – Bhabinkamtibmas – Nakes Lakukan Tracing Kontak Erat Pasien Terkonfirmasi

×

Sinergi Babinsa Koramil Jatirejo – Bhabinkamtibmas – Nakes Lakukan Tracing Kontak Erat Pasien Terkonfirmasi

Sebarkan artikel ini
Babinsa Koramil 0815/15 bersama Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa dan Nakes melakukan tracing dan testing di Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto

Mojokerto,Sekilasmedia.com Dalam upaya memutus penyebaran Covid-19 di wilayah, Koramil 0815/15 Jatirejo Kodim 0815/Mojokerto menugaskan Babinsa untuk melakukan penelusuran kontak erat pasien terkonfirmasi positif di Dusun Jatirejo Desa/Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (08/11/2021).

Pantauan di lapangan, Tim Tracer Covid-19 tersebut terdiri dari Babinsa Koramil 0815/15 Jatirejo Sertu Husaini, Bhabinkamtibmas Bripka Unen Maryono, Nakes UPT Puskesmas Jatirejo, Bidan Desa, Perangkat Desa dan Satgas Covid-19 Desa setempat.

BACA JUGA :  Berjibaku, TNI Percepat Pembangunan Jalan Aspal TMMD Bojonegoro

Menurut Sertu Husaini, Tim Tracer Covid-19 melakukan tracing dilanjutkan testing dengan cara tes antigen kepada 15 orang warga yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif yang saat ini dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Mojokerto.

Dari 15 kontak erat tersebut, lanjutnya, lima diantaranya keluarga dan sepuluh lainnya tetangga. ”Sesuai hasil testing Nakes UPT Puskesmas dan Bidan Desa, untuk 15 orang warga yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi, hasilnya negatif”, terang Babinsa.

BACA JUGA :  Antisipasi Penyakit PMK, Babinsa Koramil 19/Megaluh Cek Kesehatan Hewan Ternak Milik Warga Binaan

Sementara Danramil 0815/15 Jatirejo melalui Bati Tuud Peltu Khudori Ardi, saat dihubungi mengatakan, Koramil (TNI) bersama Polsek, Kecamatan dan UPT Puskesmas serta Tiga Pilar Desa dan Bidan Desa selalu bersinergi dalam penanganan Covid-19 di wilayah. “Kita bekerjasama dalam pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, tracing hingga layanan vaksinasi”, ujarnya.

“Penerapan tracing merupakan bagian dari 3T, sama pentingnya dengan penerapan protokol kesehatan 5M, pun demikian dengan vaksinasi karena ketiga hal tersebut merupakan upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19”, pungkasnya.