Pariwara

Diduga Ada Kecurangan, Kantor Desa Purwosari Digruduk Peserta Tes Parades

×

Diduga Ada Kecurangan, Kantor Desa Purwosari Digruduk Peserta Tes Parades

Sebarkan artikel ini

Magetan, sekilasmedia.com – Tidak puas dengan hasil ujian perangkat desa, peserta tes Parades(perangkat desa) di desa Purwosari, kecamatan magetan lurug Kantor desa Purwosari, Kamis (23/12/2021)

Puluhan peserta ujian parades meminta kejelasan terkait temuan Kejanggalan perolehan nilai dari dua peserta dengan nilai tertinggi, yang dianggap diluar logika dari rumus perhitungan nilai.

Ridho salah satu peserta ujian parades menyayangkan, belum adanya jawaban yang memuaskan, yang di karena pihak ketiga “SMK Yosonegoro” dalam acara tes perangkat desa belum bisa hadir untuk memberikan alasan terjadinya masalah itu.

“Kita ingin meminta penjelasan kok bisa dari dua peserta yang menang ini di salah satu mata ujian kok nilainya ganjil semua, padahal seharusnya genap.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN UNSIKA Terapkan Teknologi Biopori di Desa Sukadami, Limbah Organik Diolah Jadi Kompos

” Pihak ketiga SMK Yosonegoro gak datang, sudah di cari juga gak ada. Kita minta tes diulang dengan sistem manual saja,” terangnya.

Ketua Panitia ujian Perangkat Desa, Muhammad Hidayat mengakui, memang dalam nilai tersebut ditemukan kejanggalan sehingga tidak salah kalau para peserta protes dan meminta ujian ulang. Sementara pihak ketiga dari SMK Yosonegoro juga belum bisa memberikan keterangan karena masih ada kesibukan.

“memang ada suatu kejanggalan, bila mau ujian ulang kita panitia dari awal sampai akhir sudah berusaha jangan sampai terjadi sesuatu. Pihak Yoso juga saat dihubungi masih ada kesibukan, masih rapat, sementara waktu terus berjalan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kepala Sekolah SMAN 1 SOOKO Mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dan Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1444H/2023"

Muhammad Hidayat mengaku, semua panitia sudah berusaha berjalan sesuai aturan dan juga transparan. Adanya sanggahan dari peserta juga sudah disampaikan ke pihak ketiga tapi, belum ada jawaban.

“Kita panitia sudah berusaha setransparan mungkin, sejujur mungkin dan seadil mungkin. Kalaupun ada sanggahan dari peserta juga sudah kita konfirmasikan ke pihak Yoso tapi tidak ada jawaban,”

Ujian yang dikuti oleh puluhan peserta dan digelar secara Computer Assisted Test (CAT) dengan menggunakan pihak ketiga dari SMK Yosonegoro Magetan, dengan dasar surat perjanjian yang sudah ditandatangi oleh ketua panitia dan Kepala SMK Yosonegoro.(ryn)