Daerah

Gelar Pelatihan Wirausaha Bersama Santri, DISPERINDAG Pasuruan manfaatkan olahan ikan.

×

Gelar Pelatihan Wirausaha Bersama Santri, DISPERINDAG Pasuruan manfaatkan olahan ikan.

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, Sekilasmedia.com – Kabupaten Pasuruan sejak dulu sudah terkenal dengan Pondok Pesantrennya. Dari Pondok Pesantren Tradisional ataupun yang Modern. Dari Ratusan Pondok Pesantren yang ada akan menghasilkan ribuan bahkan jutaan alumni yang memiliki berbagai profesi saat keluar dari pondok. Mulai dari menjadi Ustad atau Guru di Madrasah, Politisi, ASN hingga Wirausahawan.

Jaman sekarang dengan kecepatan dan kecanggihan Teknologi menjadikan salah satu alasan Wirausaha adalah profesi yang banyak di minati. Karena dengan memanfaatkan teknologi yang ada dapat menghasilkan uang dangan mudah

Untuk menunjang keterampilan santri pasca lulus dari Pondok Pesantren Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan mengadakan Pelatihan Olahan Ikan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Ulum desa Karang Pandan Kecamatan Rejoso.

BACA JUGA :  50 IKM Ikuti Pelatihan Konveksi Disperindag Kab. Tulungagung

Nampak pagi itu (8/12/2021) Wakil Bupati Pasuruan KH. Abdul Mujib Imron, SH., MH hadir untuk membuka Kegiatan Pelatihan itu. Dalam Sambutannya Gus Mujib yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Alyasini tersebut mengajak Santri untuk menjadi Wirausahawan yang Modern.

“saya mengajak para santri selain menimba ilmu serta mengamalkan ilmu yang mereka terima santri juga perlu untuk bisa menjadi Wirausahawan yang handal dengan kondisi zaman yang seperti ini memanfaatkan Teknologi yang ada sudah seharusnya dilakukan agar usaha yang kita kerjakan cepat berkembang”tutur gus mujib saat sambutan

BACA JUGA :  Pada FGD, Wabup Harapkan PATBM Dapat Memberikan Hak dan Perlindungan Anak

Selaras dengan Wakil Bupati Pasuruan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan menghimbau untuk menjual Produk jadi.

“Garis Pantai Kita itu kurang lebih 48 KM itu sebabnya kekayaan Hasil Laut kita sangat nelimpah sehingga kalau hanya menjual ikan saja tanpa diolah nilainya sangat kecil, artinya pelatihan ini ingin mengajak para santri memiliki keterampilan dalam mengolah ikan agar nilai jualnya jauh lebih tinggi.”tutup Diano Vela Fery Santoso

Kegiatan Pelatihan ini dilaksakana dari 8 -10 Desember 2021 dengan peserta 30 dari kalangan Santri, Ustadz dan Ustadza. Dengan adanya kegiatan tersebut para santri berharap dapat membantu perekonomian kabupaten pasuruan yang sempat tersendat karena pandemi. (iL)