Daerah

Jelang Operasi Lilin Semeru, 25 Sopir di Tes Urine dan Swab Antigen di Terminal Kertajaya

×

Jelang Operasi Lilin Semeru, 25 Sopir di Tes Urine dan Swab Antigen di Terminal Kertajaya

Sebarkan artikel ini
Salah satu sopir bus saat menjalani Swab di pos terminal kertajaya Mojokerto

Mojokerto, Sekilasmedia.com-Menjelang hari Natal dan Tahun baru (Nataru) 2022, Polresta Mojokerto melakukan operasi tes urine dan swab Antigen bagi pengemudi, kondektur, dan penumpang angkutan umum di terminal kertajaya Mojokerto, Rabu (22/12/2021).

Dari 25 orang yang di tes Urine dan swab antigen semuanya menunjukkan hasil yang negatif.

” Tes Swab Antigen untuk mendeteksi dari Covid-19 sedangkan tes urine untuk memastikan pada para pengemudi bahwa mereka tidak menkonsumsi zat adiktif yang membahayakan,” ujar Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan.

BACA JUGA :  Visitasi Peserta Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan VI Tahun 2022, Berikan Apresiasi Kearifan Lokal Kota Mojokerto

Rofiq menambahkan, bahwa Polresta Mojokerto mendirikan 9 pos pengamanan dalam rangka operasi lilin Semeru di Natal dan Tahun baru.

Apa yang dilakukan Polresta Mojokerto dalam rangka mengantisipasi potensi yang akan terjadi, sehingga harus fokus kepada para pengemudi, Fokus pada kelayakan kendaraan, dan juga fokus terhadap perangkat aparatur pemerintah yang bakal ditugaskan di masing-masing pos,” terangnya.

Dijelaskan Rofiq, apa yang dilakukan adalah sebuah edukasi bagi masyarakat untuk menjamin keselamatan di hari Natal dan Tahun baru nanti.

BACA JUGA :  Mbak Wali Berangkatkan City Tour Volkswagen, Promosikan Berbagai Potensi Kota Kediri

” Sesuai Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 dan Inmendagri Nomor 67 Tahun 2021, klasifikasi kegiatan yang dilakukan saat Nataru bukan menyekatan antar kabupaten kota namun melakukan pengetatan standarisasi mobilisasi masyarakat.

Masih kata Rofiq, operasi akan dimulai tanggal 24, sehingga hari ini tes urin dan swab Antigen Preoritas untuk driver dan semuanya rata-rata sudah melaksanakan vaksin,” ujarnya.

Selain itu lanjut Rofiq, pihak nya juga menggandeng Dinas Perhubungan, sebab ditemui dalam operasi kali ini ada kendaraan yang uji kirnya mati, dan juga ada alur ban yang tidak sesuai standard,” tutup Rofiq.(wo)