TENTARAKU

NKRI Harga Mati Adalah Motto Pemuda Pondok Pesantren At – Tahzib Dan Babinsa Koramil 0814/14 Ngoro

×

NKRI Harga Mati Adalah Motto Pemuda Pondok Pesantren At – Tahzib Dan Babinsa Koramil 0814/14 Ngoro

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com Babinsa Koramil 0814/14 Ngoro mengajak seluruh santri dan ulama bersama-sama membangun NKRI dengan merawat warisan sangat berharga yang ditinggalkan oleh para pahlawan dan pendahulu bangsa, yaitu persatuan dan kesatuan.

“Keutuhan bangsa kita jangan sampai dikoyak-koyak oleh fitnah, hoax, ujaran kebencian atau emosi sesaat. Kita bertanggungjawab untuk mewariskan negeri yang makmur kepada anak generasi muda, bukan negeri yang terkoyak oleh perseteruan sesama anak bangsa,” tegasnya dalam memberikan pemahaman dihadapan santri Pondok Pesantren At-Tahdzib yang terletak di dusun Ngrengeng Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro.(4/12/2021).

BACA JUGA :  Satgas Jalankan Prokes Sebelum Peserta Masuk Ruang Penyuluhan Hukum dan Kamtibmas di TMMD Kodim Tapsel

Peran para Kyai dan santri sangat sentral dalam menjaga heterogenitas masyarakat Indonesia tetap dalam satu keranjang persatuan dan kesatuan bangsa. “Tentunya ini sebiduk se perahu dengan TNI dalam berjuang menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari berbagai macam ancaman,” katanya.

Begitu juga secara formal Pondok Pesantren merupakan tempat para pemuda menempuh pendidikan dan menimba ilmu agama Islam. Namun secara kultural, Pondok Pesantren adalah tempat berkumpulnya gagasan-gagasan intelektual kebangsaan, tempat lahirnya komunitas yang mempersatukan budaya-budaya bangsa seiring sejalan dengan tuntunan ajaran agama, untuk saling menghormati dan menghargai keberagaman.

BACA JUGA :  Semangat Satgas TMMD Bojonegoro Kerjakan Perbaikan Jalan Jatimulyo

Dalam kesempatan tersebut, Serda Arif Susanto salah satu Babinsa Koramil 0814/14 Ngoro mengatakan silaturahmi yang erat sangat penting dalam membangun kedekatan dan kemanunggalan antara TNI dan seluruh komponen bangsa. “Saya merasa sangat senang dan bangga dapat bersilaturahmi dengan para santri, dan tokoh masyarakat di Pondok Pesantren ini,” ungkapnya.