
Jombang,Sekilasmedia.com-Dengan diterapkannya PPKM Level 2 sebagai upaya pengendalian penyebaran covid 19, aparat semakin gencar melaksanakan Himbauan Prokes di wilayah masing-masing. Hal ini dikarenakan seluruh Indonesia terdampak dengan adanya lonjakan Kasus covid 19. Tak terkecuali di wilayah Koramil 0814/09 Kudu, Babinsa sebagai aparat teritorial yang bertanggung jawab di wilayahnya terus berinsiatif megedukasi warga masyarakat khususnya yang berada di pasar tradisional Tapen kecamatan Kudu kabupaten Jombang, Rabu 19 Januari 2022.
Seluruh anggota Koramil 0814/09 Kudu aktif memberikan himbauan protokol kesehatan dan meminta warga masyarakat tetap menggunakan masker selama kegiatan di luar rumah seperti di pasar tradisional saat ini dan waspada ditengah pandemi covid 19 dengan disiplin melaksnakan 5M.
Serma Sutrisno dengan anggota lain melaksanakan kegiatan himbauan penggunaan masker dipasar tradisional di seputaran pasar tradisional. Tak segan para Babinsa tersebut menyapa para warga masyarakat yang sedang beraktifitas di dalam pasar terkait penggunaan masker.
Selain mengedukai warga Babinsa juga memberikan masker kepada warga masyarakat yang kedapatan tidak memamaki masker dan memberikan tegoran untuk tidak diulangi kembali. Babinsa mengingatkan bahwa kasus lonjakan covid 19 terjadi dimana-mana. Kepada warga masyarakat diminta untuk tidak kendor melaksanakan protokol kesehatan dan tetap waspada serta patuhi peraturan pemerintah yang sedang digalakkan.
“Kepada warga masyarakat kami selalu tekankan agar tetap menerapkan 5M, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak mendesak agar terhindar dari paparan covid 19,” ungkap Serma Sutrisno.
Komandan Koramil 0814/09 Kudu saat di konfirmasi awak media menjelaskan” Hingga saat ini covid 19 belum usia dan muncul lagi virus baru, sehingga memerintahkan para Babinsa untuk tidak bosan bosannya mengingatkan terus kepada warga masyarakat terkait 5M agar terhindar dari wabah covid 19, ungkap Danramil.





