TENTARAKU

Babinsa Koramil 0814/11 Sumobito Jombang Bersama Warga Kerja Bakti Normalisasi Aliran Sungai

×

Babinsa Koramil 0814/11 Sumobito Jombang Bersama Warga Kerja Bakti Normalisasi Aliran Sungai

Sebarkan artikel ini

 

Jombang,Sekilasmedia.com– Akibat curah hujan yang sangat besar telah menimbulkan luapan air yang membawa sampah dan rumput di beberapa sungai di Kecamatan Sumobito. Diketahui Sungai yang berlokasi di Desa Sumobito Jombang juga mengalami hal serupa, kondisinya dipenuhi sampah dan rumput yang berpotensi menyebabkan banjir.

 

Kerja Bakti Koramil 0814/11 Sumobito Jombang Bersama Masyarakat Setempat, Terkait hal itu, anggota Kopda Choirul Iman melaksanakan kerja bakti bersama warga masyarakat setempat untuk membersihkan penumpukan sampah dan rumput yang mengakibatkan aliran Sungai terhambat.

BACA JUGA :  Tim Kesehatan TMMD 109 selalu Siap Layani Warga

 

Dalam kesempatan itu, Babinsa Kopda Choirul Iman menjelaskan salah satu masalah penyebab bencana banjir adalah sampah, pohon tumbang dan rumput yang panjang. Kenapa demikian, nyatanya yang masuk ke aliran sungai jumlahnya sangat banyak, sehingga menumpuk di beberpa titik seperti jembatan dan pinggiran sungai yang menghambat aliran sungai tersebut.

 

“Salah satu upaya kita untuk mencegah adanya banjir yaitu dengan melakukan normalisasi aliran sungai dari sampah dan material lain yang mengambat aliran air. Agar kegiatan ini tepat sasaran dan efektif kita mengajak pihak Pemerintah Desa Sumobito dan warga setempat untuk melakukan kerja bakti atau gotong royong agar cepat selesai,” jelasnya.

BACA JUGA :  TNI, dan Masyarakat Desa Kunir Diharapkan untuk Menjaga Saluran Air

 

Selian itu, kegiatan kerjabakti atau gotong royong ini adalah salah satu bakti nyata sekaligus penguatan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Kegiatan ini sebagai implementasi dari Pembinaan Teritorial (Binter), hal itu sudah menjadi bagian dari tugas pokok TNI-AD khususnya Babinsa sebagai ujung tombak aparat teritorial kewilayahan.

 

“Keberadaan kita sebagai unsur pembina kewilayahan harus bisa menjadi solutor dalam mengatasi kesulitan rakyat, terlebih menyangkut keselamatan warga dari bencana alam seperti banjir”, pungkasnya.